Arti Kata "ekspansionisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ekspansionisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ekspansionisme

ek·span·si·o·nis·me /ékspansionisme/ n politik atau tindakan melakukan ekspansi, terutama ekspansi wilayah, oleh suatu bangsa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ekspansionisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "ekspansionisme" dalam Kalimat

1.Kebijakan ekspansionisme negara tersebut telah menimbulkan ketidaksetujuan dari negara-negara tetangga.
2.Pendapat ahli politik menunjukkan bahwa ekspansionisme adalah salah satu alasan perang.
3.Dalam sejarah, kekuatan besar sering kali mencoba menunjukkan kekuatan dengan melakukan ekspansionisme militer.
4.Ekonomi negara yang maju sering kali memiliki kecenderungan untuk melakukan ekspansionisme bisnis ke negara-negara berkembang.
5.Gagasan tentang ekspansionisme budaya telah menjadi subjek penting dalam diskusi ilmiah tentang identitas nasional.

📚 Artikel terkait kata "ekspansionisme"

Mengenal Kata 'ekspansionisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ekspansionisme" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Makna Umum

Ekspansionisme adalah istilah yang merujuk pada tindakan atau politik melakukan ekspansi, terutama ekspansi wilayah, oleh suatu bangsa atau negara. Konsep ini telah ada sejak zaman kuno, ketika bangsa-bangsa mencari untuk memperluas kekuasaannya dan wilayahnya. Dalam sejarah, ekspansionisme telah menjadi pendorong penting bagi kemajuan dan perkembangan bangsa, tetapi juga telah menyebabkan konflik dan permusuhan antara negara-negara.

Contoh Penggunaan Kata Ekspansionisme

Ekspansionisme telah menjadi subjek perdebatan yang hangat dalam dunia internasional. Contoh yang menarik adalah ekspansionisme Jerman di bawah pemerintahan Adolf Hitler pada tahun 1930-an. Hitler memiliki visi untuk merebut kembali wilayah yang hilang dan memperluas kekuasaan Jerman di Eropa. Ekspansionisme ini telah menyebabkan Perang Dunia II, yang merupakan salah satu konflik paling berdarah dalam sejarah.

Relevansi Ekspansionisme dalam Kehidupan Sehari-Hari

Ekspansionisme tidak hanya terjadi dalam konteks politik dan geografis, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, sebuah perusahaan yang ingin memperluas pasar dan memperoleh keuntungan lebih besar dapat disebut melakukan ekspansionisme. Dalam konteks ini, ekspansionisme dapat diartikan sebagai tindakan untuk memperluas jaringan dan memperoleh akses ke pasar baru. Dalam budaya Indonesia modern, ekspansionisme dapat dijumpai dalam berbagai bentuk, seperti ekspansi bisnis, ekspansi pendidikan, dan ekspansi kebudayaan.