Arti Kata "pelampung buang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pelampung buang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pelampung buang

istilah pelayaran pelampung sebagai penunjuk bahwa lokasi tersebut adalah tempat pembuangan sampah, pasir, atau lumpur kerukan pelabuhan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pelampung buang"

📝 Contoh Penggunaan kata "pelampung buang" dalam Kalimat

1.pelampung buang terlihat jelas di pantai setelah hari libur akhir pekan.
2.Di pelabuhan, lokasi di bawah pelampung buang paling rawan terkena banjir.
3.Pengelola pantai harus memantau kelayakan lokasi di bawah pelampung buang untuk pembuangan sampah.
4.Saya tidak mau membuang sampah di dekat pelampung buang karena khawatir terkena denda.
5.Pembuangan sampah di pelampung buang harus dilakukan secara rutin oleh pemerintah setempat.

📚 Artikel terkait kata "pelampung buang"

Mengenal Kata 'pelampung buang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pelampung Buang" - Istilah Pelayaran yang Perlu Diketahui

Dalam dunia pelayaran, terdapat istilah "pelampung buang" yang mungkin masih asing bagi banyak orang. Istilah ini sebenarnya memiliki makna yang sangat penting dalam pelayaran, terutama di pelabuhan. **Pelampung buang** adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan bahwa lokasi tersebut adalah tempat pembuangan sampah, pasir, atau lumpur kerukan pelabuhan. Istilah ini sudah ada sejak lama dan merupakan bagian dari bahasa nautika yang digunakan di Indonesia. Istilah **pelampung buang** mulai digunakan pada masa pelayaran tradisional di Indonesia. Pada waktu itu, pelampung digunakan sebagai alat untuk menunjukkan lokasi pembuangan sampah atau benda-benda lain yang tidak berguna lagi. Dengan adanya pelampung buang, nakhoda kapal dapat dengan mudah menemukan lokasi pembuangan tersebut dan menghindari kesalahan. Dalam waktu yang bersamaan, istilah ini juga digunakan sebagai simbol bagi para nakhoda kapal untuk memperingati lokasi tersebut sebagai pembuangan. Dalam kalimat yang alami, **pelampung buang** dapat digunakan seperti ini: "Kapal harus berjalan dengan hati-hati di sekitar **pelampung buang** karena ada kemungkinan ada sampah di bawah permukaan air." Atau, "Nakhoda kapal perlu memperhatikan **pelampung buang** untuk menghindari kesalahan navigasi." Istilah ini sangat penting dalam pelayaran dan harus dipahami oleh semua pihak yang terkait. Dalam kehidupan sehari-hari, istilah **pelampung buang** masih relevan terutama di daerah-daerah yang memiliki aktivitas pelayaran yang banyak. Selain itu, istilah ini juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam penggunaan sampah dan limbah di lingkungan sekitar. Dengan demikian, istilah **pelampung buang** tidak hanya menjadi bagian dari bahasa nautika, tetapi juga menjadi simbol bagi kepedulian terhadap lingkungan dan kebersihan.