Arti Kata "serius" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "serius" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

serius

se·ri·us /sérius/ a 1 sungguh-sungguh: ia berbicara -- , tidak bergurau; ia sebenarnya tidak -- mencintai gadis itu; 2 gawat; genting (krn menghadapi bahaya, risiko, akibat, dsb yg mungkin terjadi): situasi (penyakit, kesulitan, kesalahan, dsb) yg --;
me·nye·ri·usi v membuat jadi serius: wartawan ibu kota mencatat bahwa Presiden mulai - reformasi;
ke·se·ri·us·an n kesungguhan: untuk sekali ini aku meminta -mu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "serius"

📝 Contoh Penggunaan kata "serius" dalam Kalimat

1.Saya harus serius dalam menyelesaikan tugas ini sampai habis.
2.Kondisi keuangan negara ini sangat serius dan memerlukan perhatian dari pemerintah.
3.Dia mulai serius dalam berlatih musik dan berhasil menjadi pianis terkenal.
4.Saya akan membuatmu serius memikirkan keputusanmu sebelum membuat keputusan final.
5.Kesadaran pentingnya konservasi lingkungan mulai menarik perhatian masyarakat dan membuat mereka serius mengambil tindakan.

📚 Artikel terkait kata "serius"

Mengenal Kata 'serius' - Inspirasi dan Motivasi

Arti Kata Serius: Makna, Contoh, dan Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Pada awalnya, kata **serius** digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sungguh-sungguh dan tidak bergurau dalam berbicara atau bertindak. Dalam konteks ini, kata ini memiliki makna yang sangat spesifik dan tidak bisa digantikan dengan kata lain. Dalam bahasa Indonesia, kata **serius** pertama kali digunakan pada abad ke-19, ketika bahasa Indonesia masih dalam proses berkembang. Dalam kehidupan sehari-hari, kata **serius** sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Saya tidak bisa **serius** berbicara tentang hal ini, saya masih terlalu sedih." Atau, "Situasi ekonomi negara ini sangat **serius** dan memerlukan perhatian dari pemerintah." Contoh lainnya adalah, "Saya **serius** mencintai gadis ini, tidak ada orang lain yang bisa membuatku merasa seperti ini." Dalam budaya Indonesia modern, kata **serius** memiliki relevansi yang sangat penting. Dalam dunia pekerjaan, seseorang yang **serius** dalam bekerja akan lebih disukai oleh atasan dan kolega. Dalam dunia politik, para politisi yang **serius** dalam memberikan janji akan lebih dipercaya oleh masyarakat. Bahkan, dalam hubungan asmara, seseorang yang **serius** dalam mencintai akan lebih memiliki kesempatan untuk berhubungan yang lebih dalam dengan pasangan mereka. Dalam kesimpulan, kata **serius** memiliki makna yang sangat spesifik dan penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam berbagai konteks, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sungguh-sungguh dan tidak bergurau. Dalam budaya Indonesia modern, kata **serius** memiliki relevansi yang sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan.