Arti Kata "pasal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pasal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pasal

pa·sal n 1 bagian dr bab; artikel (dl undang-undang): bahasa negara adalah bahasa Indonesia tercantum dl salah satu -- UUD 1945; 2 hal; perkara; pokok pembicaraan (perselisihan dsb): -- begitu saja kaumasukkan ke dl hati; 3 sebab; lantaran: rupanya itulah -- nya mengapa dia merajuk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pasal"

📝 Contoh Penggunaan kata "pasal" dalam Kalimat

1.pasal 1 Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan bahasa negara adalah bahasa Indonesia.
2.Ketika berdiskusi, pasal utamanya adalah bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan.
3.Dia tidak mau memasukkan pasal perjanjian baru ke dalam kontrak.
4.Pada pasal ini, kita menyatakan bahwa kebebasan berbicara adalah hak asasi manusia.
5.Dia tidak setuju dengan pasal yang mengatur larangan berburu hewan liar di hutan.

📚 Artikel terkait kata "pasal"

Mengenal Kata 'pasal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pasal" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam bahasa Indonesia, kata "pasal" memiliki makna yang luas dan kompleks. Secara umum, pasal adalah bagian dari suatu bab atau artikel yang menjelaskan tentang hal tertentu. Dalam konteks sejarah, kata ini memiliki makna yang lebih spesifik, yaitu sebagai bagian dari Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang menjelaskan tentang hak dan kewajiban warga negara. Dalam beberapa kasus, pasal juga digunakan sebagai istilah dalam hukum, seperti dalam pengadilan atau peradilan. Penggunaan kata "pasal" dapat dilihat dalam beberapa contoh kalimat yang alami. Misalnya, "Dalam pasal 1 UUD 1945, disebutkan bahwa Indonesia adalah negara kesatuan". Atau, "Pasal ini telah menjadi dasar peradilan yang berlaku dalam beberapa kasus". Pada konteks lain, "Dia merasa pasal sendiri karena tidak mendapatkan apa yang diharapkan". Kata "pasal" juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, istilah ini sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti perdebatan atau perselisihan. Misalnya, "Dia merasa pasal sendiri karena saya tidak mau menuruti permintaannya". Atau, "Pasal ini telah menjadi topik perdebatan yang hangat dalam beberapa hari terakhir". Dalam kesimpulan, kata "pasal" memiliki makna yang kompleks dan luas dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks resmi, pasal digunakan sebagai bagian dari UUD 1945 atau sebagai istilah dalam hukum. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini digunakan dalam berbagai konteks, seperti perdebatan atau perselisihan.