Arti Kata "ikhtilaf" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ikhtilaf" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ikhtilaf

ikh·ti·laf Ar n perbedaan (pendapat, pikiran): masih ada -- di kalangan ulama dl hal itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ikhtilaf"

📝 Contoh Penggunaan kata "ikhtilaf" dalam Kalimat

1.Pendapat ulama tentang pelaksanaan syariat Islam masih terdapat ikhtilaf.
2.Dalam diskusi ilmiah, ada ikhtilaf pendapat tentang teori yang paling relevan.
3.Ibnu Sina dan Ibnu Rushd memiliki ikhtilaf dalam penafsiran Al-Quran.
4.Pada abad ke-8, terdapat ikhtilaf di kalangan ulama tentang hukum perang.
5.Seorang dosen mengatakan bahwa ada ikhtilaf pendapat di antara para pengikut mazhab Hambali.

📚 Artikel terkait kata "ikhtilaf"

Mengenal Kata 'ikhtilaf' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ikhtilaf" - Inspirasi dari Perbedaan

Kata "ikhtilaf" memiliki makna yang sangat dalam dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini merujuk pada perbedaan pendapat atau pikiran di kalangan ulama maupun masyarakat. Perbedaan ini tidak hanya tampak dalam hal keyakinan, tetapi juga dalam hal pendekatan dan pemahaman terhadap suatu topik.

Contoh Penggunaan Kata "ikhtilaf" dalam Kalimat

Kata "ikhtilaf" sering digunakan dalam kalimat yang menunjukkan adanya perbedaan pendapat atau pemahaman. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "ikhtilaf" dalam kalimat: - "Para ulama memiliki ikhtilaf dalam hal pendapat tentang tafsir Al-Qur'an." - "Masyarakat memiliki ikhtilaf dalam hal pendapat tentang cara menghadapi perubahan iklim." - "Para ilmuwan memiliki ikhtilaf dalam hal pendapat tentang teori evolusi."

Relevansi Kata "ikhtilaf" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "ikhtilaf" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam masyarakat modern, perbedaan pendapat dan pemahaman menjadi hal yang sangat normal dan diharapkan. Perbedaan ini dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi individu untuk mencari pengetahuan dan pemahaman yang lebih dalam. Dalam budaya Indonesia modern, kata "ikhtilaf" juga memiliki arti yang lebih luas. Perbedaan pendapat dan pemahaman tidak hanya tampak dalam hal keyakinan atau pendekatan, tetapi juga dalam hal nilai-nilai dan prinsip-prinsip hidup. Dengan menerima dan menghargai ikhtilaf, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan inklusif.