Arti Kata "okupasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "okupasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

okupasi

oku·pa·si n 1 pendudukan, penggunaan, atau penempatan tanah kosong; 2 pendudukan dan penguasaan suatu daerah oleh tentara asing

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "okupasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "okupasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah memutuskan untuk melakukan okupasi terhadap lahan kosong di pinggiran kota untuk mendirikan rumah susun.
2.Di beberapa negara, okupasi tanah milik pemerintah oleh warga menjadi fenomena sosial yang kompleks dan menantang.
3.Penduduk desa melakukan okupasi terhadap lahan hutan untuk melestarikan lingkungan dan menyediakan sumber daya alam.
4.Pada masa pendudukan Jepang, okupasi daerah oleh tentara asing berlangsung selama beberapa tahun dan berdampak besar pada masyarakat setempat.
5.Dalam novel modern, penulis menggambarkan okupasi mental yang dialami oleh protagonis setelah kehilangan orang terkasih.

📚 Artikel terkait kata "okupasi"

Mengenal Kata 'okupasi' - Inspirasi dan Motivasi

Okupasi: Istilah yang Mengandung Makna Lebih dari Satu

Okupasi memiliki makna yang luas dalam konteks historis dan sosial. Istilah ini awalnya digunakan untuk mendeskripsikan tindakan penaklukan dan pendudukan suatu daerah oleh tentara asing. Namun, dalam konteks yang lebih umum, okupasi juga merujuk pada penggunaan atau penempatan tanah kosong. Dalam kehidupan sehari-hari, okupasi seringkali terkait dengan isu-isu yang lebih luas, seperti hak atas tanah dan sumber daya alam. Okupasi memiliki beberapa contoh penggunaan yang menarik. Misalnya, dalam konteks historis, okupasi digunakan untuk mendeskripsikan invasi Jepang ke Indonesia pada tahun 1942. Dalam konteks yang lebih umum, okupasi juga digunakan untuk mendeskripsikan penggunaan tanah kosong di kota-kota besar sebagai lapangan parkir atau tempat pengembangan proyek perumahan. Dalam kalimat, "Pemerintah melarang okupasi tanah kosong oleh warga, karena alasan keamanan dan estetika kota." Okupasi juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks ekonomi, okupasi terkait dengan isu-isu seperti hak atas tanah dan sumber daya alam. Dalam konteks politik, okupasi seringkali terkait dengan isu-isu seperti kebebasan dan otonomi daerah. Dalam konteks budaya, okupasi juga memiliki makna yang lebih luas, seperti penggunaan tanah kosong sebagai ruang untuk kreativitas dan ekspresi seni.

Kata yang Mirip

okupasional