Arti Kata "debat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "debat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

debat

de·bat /débat/ n pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dng saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing: debat tt calon presiden mendapat perhatian dr masyarakat;
-- kusir debat yg tidak disertai alasan yg masuk akal;
ber·de·bat v bertukar pikiran tt suatu hal dng saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat;
men·de·bat v membantah pendapat orang lain dng mengajukan alasan;
per·de·bat·an n 1 soal yg diperdebatkan; 2 perbantahan;
mem·per·de·bat·kan v menjadikan bahan untuk berdebat (berbantah); memperbantahkan;
pen·de·bat n orang yg mendebat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "debat"

📝 Contoh Penggunaan kata "debat" dalam Kalimat

1.Dalam konferensi pers, tim kandidat presiden melakukan debat untuk menjelaskan programnya.
2.Para mahasiswa memperlombakan debat tentang isu lingkungan hidup di universitas.
3.Penulis buku sejarah menggambarkan perdebatan di antara para filsuf Yunani kuno.
4.Pada rapat parlemen, anggota melakukan debat panjang tentang undang-undang baru.
5.Seorang penulis blog membagikan hasil perdebatannya tentang topik pendidikan di media sosial.

📚 Artikel terkait kata "debat"

Mengenal Kata 'debat' - Inspirasi dan Motivasi

**Mengenal Debat: Pengertian, Contoh, dan Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari**

Pertukaran pendapat dan argumen mengenai suatu hal telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks ini, kata **debat** berperan sebagai istilah yang menunjukkan proses pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu topik, baik dalam bentuk formal maupun informal. Sejarahnya, debat telah menjadi cara efektif untuk menyelesaikan konflik dan mencapai kesepakatan. Penggunaan kata **debat** dapat dilihat dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, dalam konteks **debat politik**, kita dapat melihat **debat** antara calon presiden di acara televisi yang ditonton ribuan orang. Di sisi lain, dalam konteks akademik, **debat** dapat terjadi dalam bentuk seminar atau diskusi ilmiah. Bahkan, **debat** juga dapat terjadi dalam konteks hiburan, seperti kompetisi **debat** sekolah atau lomba **debat** di televisi. Dalam kehidupan sehari-hari, **debat** memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pandangan dan keputusan individu. Dengan **debat**, kita dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memahami sudut pandang orang lain, dan mencapai kesepakatan yang lebih baik. Oleh karena itu, **debat** tidak hanya sebagai cara untuk menyelesaikan konflik, tetapi juga sebagai cara untuk membangun hubungan yang lebih baik dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi.