Arti Kata "nah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nah

nah p kata seru untuk menyudahi (menukas, menyimpulkan, dsb) perkataan atau jalan pikiran: -- , kalau begitu, siapa orangnya; -- , krn itulah, aku tidak mau berhenti bekerja

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nah"

📝 Contoh Penggunaan kata "nah" dalam Kalimat

1.Dalam rapat kerja, direktur mengatakan, "Saya setuju dengan proposal itu, nah, kita mulai langkah selanjutnya."
2.Saya mencoba memahami soal matematika itu, tapi aku masih bingung, nah, aku akan tanya guru lagi.
3.Dalam novel itu, karakter utama berkata, "Saya telah menemukan kebenaran, nah, saya akan mengungkapkannya."
4.Dalam pertandingan sepak bola, pelatih berkata kepada pemain, "nah, ini saatnya kita menyerang, mari kita mengejar gol!"
5.Saya sedang berdiskusi dengan teman tentang film baru, nah, kita sama-sama setuju bahwa film itu sangat bagus.

📚 Artikel terkait kata "nah"

Mengenal Kata 'nah' - Inspirasi dan Motivasi

Kata "Nah" dalam Bahasa Indonesia: Makna, Historis, dan Penggunaan

Kata "nah" sering digunakan dalam berbagai konteks dalam bahasa Indonesia. Dalam makna umum, "nah" adalah kata seru yang digunakan untuk menyudahi atau menyimpulkan perkataan atau jalan pikiran. Kata ini juga memiliki asal-usul yang menarik, terutama dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia. Dalam konteks historis, kata "nah" mulai digunakan pada abad ke-19, ketika bahasa Indonesia mulai berkembang sebagai bahasa resmi di Indonesia. Pada saat itu, kata "nah" dipengaruhi oleh bahasa Belanda, "nee", yang berarti "tidak" atau "tidak setuju". Namun, dalam penggunaan sehari-hari, kata "nah" memiliki makna yang berbeda, yaitu sebagai kata seru untuk menyudahi perkataan atau jalan pikiran. Contoh penggunaan kata "nah" dalam kalimat alami adalah: "Saya tidak ingin pergi ke mall, nah, aku tidak mau membeli apa-apa." atau "Saya tidak tahu jawabannya, nah, aku akan mencari jawaban itu." Dalam kedua contoh kalimat di atas, kata "nah" digunakan untuk menyudahi atau menyimpulkan perkataan atau jalan pikiran. Kata "nah" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam percakapan sehari-hari, kata "nah" sering digunakan untuk menyimpulkan atau memutuskan sesuatu. Bahkan, kata "nah" juga digunakan dalam konteks yang lebih formal, seperti dalam pidato atau presentasi.

Kata yang Mirip

nahak, nahas, nahdiyin, nahi, nahu, nahwu