Arti Kata "mumur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mumur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mumur

mu·mur ? hancur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mumur"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "mumur" dalam Kalimat

1.Kota ini telah musnah karena gempa bumi dan menjadi mumur, tidak ada bangunan yang masih berdiri.
2.Penduduk desa sangat kesedihan setelah rumah mereka hancur menjadi mumur karena kecelakaan.
3.Dalam novel itu, sebuah kota besar menjadi mumur setelah digempur oleh perang.
4.Mereka harus memulai dari awal karena bisnis mereka menjadi mumur saat krisis ekonomi.
5.Setelah bencana alam, daerah itu menjadi mumur dan membutuhkan bantuan dari pemerintah.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "mumur"

Mengenal Kata 'mumur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mumur" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mumur" dalam Bahasa Indonesia memiliki makna yang unik dan berbeda dari kata-kata lain. Secara resmi, kata "mumur" berarti "muยทmur: hancur". Dalam konteks sejarah dan sosial, kata ini muncul dalam beberapa kalimat yang menggambarkan situasi yang tidak stabil atau rusak. Misalnya, jika sebuah bangunan mengalami kerusakan parah, maka dapat dikatakan bahwa bangunan tersebut sudah mumur. Dalam konteks lain, kata "mumur" juga dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi mental atau emosional seseorang yang telah melemah atau hancur.

Contoh Penggunaan Kata "mumur"

Kata "mumur" dapat digunakan dalam beberapa kalimat yang alami seperti: - "Setelah terjadi bencana alam, banyak rumah di daerah tersebut sudah mumur." - "Kondisi ekonomi negara ini sudah mumur, sehingga banyak orang yang kehilangan pekerjaan." - "Setelah beberapa tahun terlibat perang, tentara tersebut sudah mumur dan tidak bisa lagi melanjutkan pertempuran."

Budaya dan Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "mumur" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia. Dalam beberapa daerah, kata "mumur" digunakan sebagai ungkapan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil atau rusak. Misalnya, jika sebuah komunitas mengalami konflik internal, maka dapat dikatakan bahwa komunitas tersebut sudah mumur. Dalam konteks lain, kata "mumur" juga dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi mental atau emosional seseorang yang telah melemah atau hancur. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "mumur" agar dapat digunakan dengan tepat dan efektif dalam berbagai situasi.