Arti Kata "mewakafkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mewakafkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mewakafkan

me.wa.kaf.kan Verba (kata kerja) memperuntukkan bagi umum atau untuk keperluan yang berkaitan dengan agama: Pak Haji Umar mewakafkan tanahnya untuk masjid

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mewakafkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "mewakafkan" dalam Kalimat

1.Saya mewakafkan harta saya untuk yayasan sosial untuk membantu para korban bencana.
2.Pak Haji Umar mewakafkan tanahnya untuk masjid agar dapat digunakan sebagai tempat ibadah bagi masyarakat.
3.Dalam tradisi Islam, mewakafkan harta kekayaan merupakan salah satu cara untuk mendapatkan pahala yang berlimpah.
4.Dalam upacara mewakafkan harta, para ahli waris harus hadir untuk menyaksikan proses perjanjian.
5.Dalam karya sastra, mewakafkan harta kepada orang miskin merupakan simbol kepedulian sosial yang tinggi.

📚 Artikel terkait kata "mewakafkan"

Mengenal Kata 'mewakafkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mewakafkan" - Inspirasi dan Motivasi

Pada dasarnya, kata "mewakafkan" memiliki makna yang terkait dengan kegiatan mengalihkan harta atau aset untuk tujuan yang lebih baik. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini sering digunakan dalam konteks agama, terutama dalam Islam. Di Indonesia, masyarakat Muslim sering melakukan kegiatan wakaf sebagai bentuk syukur dan pengabdian kepada Tuhan.

Mengenal Lebih Dekat Kata "mewakafkan" dalam Kalimat

Kata "mewakafkan" dapat diaplikasikan dalam berbagai kalimat. Contohnya, "Pak Haji Umar mewakafkan tanahnya untuk masjid" atau "Bapak mewakafkan uangnya untuk anak yatim." Kata ini dapat digunakan untuk mengalihkan harta atau aset untuk tujuan yang lebih baik, seperti pendidikan, kesehatan, atau kegiatan sosial.

Relevansi Kata "mewakafkan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mewakafkan" memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang Indonesia yang telah melakukan kegiatan wakaf untuk tujuan yang lebih baik. Contohnya, seorang pengusaha yang telah sukses mewakafkan sebagian dari kekayaannya untuk mendirikan lembaga pendidikan atau kesehatan. Dengan demikian, kata "mewakafkan" tidak hanya memiliki makna yang positif, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.