Arti Kata "deiktis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "deiktis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

deiktis

de·ik·tis /déiktis/ a bersangkutan dng atau mempunyai sifat deiksis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "deiktis"

📝 Contoh Penggunaan kata "deiktis" dalam Kalimat

1.Saya akan mencoba membuat lima contoh kalimat yang menggunakan kata "deiktis" dalam bahasa Indonesia.
2.Saya memperhatikan cara guru mengajar yang menggunakan deiktis untuk menjelaskan konsep matematika yang kompleks.
3.Dalam kalimat tersebut, "deiktis" berarti bersangkutan dengan atau mempunyai sifat deiksis, yaitu mengacu pada sesuatu yang ada di sekitar.
4.Dalam bahasa sehari-hari, saya sering menggunakan deiktis untuk berbicara tentang keadaan cuaca yang sedang berlangsung.
5.Dalam konteks sastra, deiktis digunakan untuk menggambarkan keadaan lingkungan yang menonjol.

📚 Artikel terkait kata "deiktis"

Mengenal Kata 'deiktis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "deiktis" - Fungsi dan Contoh Penggunaan

Kata deiktis memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia, yaitu bersangkutan dengan atau mempunyai sifat deiksis. Asal kata ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu "deiktikos", yang berarti "menunjuk" atau "menunjukkan". Dalam konteks historis, kata ini pertama kali digunakan dalam teori bahasa untuk menjelaskan jenis kata yang digunakan untuk menunjukkan atau mengacu pada sesuatu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata deiktis sering digunakan dalam kalimat yang alami. Contohnya, "Aku melihatnya di jalan", di mana kata "itu" (deiktis) digunakan untuk mengacu pada sesuatu yang telah dilihat. Atau contoh lain, "Dia sedang pergi ke pasar", di mana kata "dia" (deiktis) digunakan untuk mengacu pada seseorang yang telah diketahui. Contoh lainnya, "Itu adalah buku favoritku", di mana kata "itu" (deiktis) digunakan untuk mengacu pada sesuatu yang telah dikenal. Kata deiktis juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Dalam komunikasi verbal, kata deiktis digunakan untuk menunjukkan arah atau lokasi. Contohnya, "Apa itu?" atau "Dia ada di mana?", di mana kata deiktis digunakan untuk menunjukkan arah atau lokasi. Selain itu, kata deiktis juga digunakan dalam komunikasi nonverbal, seperti gesture atau ekspresi wajah, untuk menunjukkan perasaan atau emosi. Dalam keseluruhan, kata deiktis adalah salah satu jenis kata yang paling umum digunakan dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami makna dan fungsi kata ini, kita dapat meningkatkan kemampuan komunikasi kita dalam bahasa Indonesia.