Arti Kata "mempribadikan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mempribadikan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mempribadikan

mem.pri.ba.di.kan Verba (kata kerja) menjadikan milik pribadi (tentang barang, tanah, dan sebagainya)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mempribadikan"

📝 Contoh Penggunaan kata "mempribadikan" dalam Kalimat

1.Pemilik tanah memutuskan untuk mempribadikan lahan tersebut sebagai tempat wisata alam.
2.Perusahaan asing mempribadikan hak atas sumber daya alam di negara ini dengan kebijakan yang keras.
3.Dalam hukum adat, kepala suku mempribadikan tanah komunitas sebagai harta bersama masyarakat.
4.Mereka mempribadikan kekayaan mereka dengan membeli rumah mewah di kota.
5.Pemerintah mempribadikan proyek infrastruktur sebagai prioritas utama untuk meningkatkan ekonomi.

📚 Artikel terkait kata "mempribadikan"

Mengenal Kata 'mempribadikan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mempribadikan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mempribadikan" memiliki makna yang sangat penting dalam Bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini berarti menjadikan milik pribadi, terutama tentang barang, tanah, dan sebagainya. Sejarah kata ini sendiri tidak dapat dipisahkan dari konteks sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Pada masa lalu, konsep "pribadi" sering diidentikan dengan hak-hak individu dan kebebasan untuk mengambil keputusan tentang kehidupan sendiri. Dalam konteks sehari-hari, kata "mempribadikan" sering digunakan untuk menggambarkan proses mengambil keputusan yang pribadi dan berani. Misalnya, "Dia mempribadikan keputusannya untuk meninggalkan pekerjaannya untuk mencari karir baru." Dalam kalimat ini, kata "mempribadikan" menggambarkan proses keputusan yang diambil dengan penuh kesadaran dan kebebasan. Contoh lain, "Dia mempribadikan uangnya untuk mendanai proyek bisnisnya sendiri." Dalam kalimat ini, kata "mempribadikan" menunjukkan bahwa keputusan untuk menginvestasikan uang adalah milik pribadi dan tidak dipengaruhi oleh orang lain. Kata "mempribadikan" memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kebebasan individu dan hak-hak pribadi. Dalam budaya Indonesia modern, konsep "pribadi" sering diidentikan dengan kebebasan untuk mengambil keputusan tentang kehidupan sendiri. Oleh karena itu, kata "mempribadikan" menjadi sangat penting dalam menggambarkan proses keputusan yang pribadi dan berani.