Arti Kata "antuk" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "antuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
antuk
an·tuk, ber·an·tuk v bersentuhan dng; berlanggaran dng; bertumbuk dng: kepalanya ~ dng tembok;
ber·an·tuk·an v saling berantuk;
meng·an·tuk v menyentuh; melanggar; membentur;
meng·an·tuk·kan v menyentuhkan; melanggarkan; membenturkan;
ter·an·tuk v tersentuh (pd); terlanggar (pd); tersandung (pd); terbentur (pd): kakinya ~ batu;
sudah ~ baru tengadah, pb sesudah merugi (menderita kecelakaan) baru sadar
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "antuk"
📝 Contoh Penggunaan kata "antuk" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "antuk"
Arti Kata antuk Menurut KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia
Definisi Antuk
Antuk merupakan kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki arti sebagai pengganti dari kata 'untuk'. Kata ini sering digunakan dalam berbagai konteks untuk menyatakan tujuan, alasan, atau fungsi dari suatu tindakan atau keadaan. Penggunaan antuk biasanya terjadi dalam percakapan sehari-hari maupun dalam tulisan formal.
Contoh penggunaan antuk dalam kalimat sehari-hari adalah, "Saya memilih baju antuk acara resmi besok". Dalam kalimat ini, antuk digunakan untuk menyatakan tujuan atau keperluan dari pemilihan baju tersebut, yaitu untuk acara resmi yang akan dihadiri besok.
Di lingkungan pendidikan, antuk sering digunakan dalam instruksi atau tugas yang diberikan oleh guru kepada siswa. Misalnya, "Guru memberikan tugas antuk dikerjakan di rumah", yang artinya guru menugaskan siswa untuk mengerjakan tugas tersebut di rumah sebagai bagian dari pembelajaran di luar kelas.
Selain itu, antuk juga dapat digunakan dalam konteks sosial seperti dalam kalimat, "Pasar tradisional masih menjadi tempat belanja antuk sebagian masyarakat". Kalimat ini menunjukkan bahwa sebagian masyarakat masih memilih pasar tradisional sebagai tempat belanja mereka dengan alasan tertentu.
Dalam konteks kesehatan, antuk juga dapat digunakan untuk menyatakan saran atau anjuran seperti dalam kalimat, "Dokter menyarankan pasien antuk istirahat yang cukup". Anjuran ini diberikan dengan tujuan agar pasien mendapatkan pemulihan yang optimal.