Arti Kata "santer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "santer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

santer

san·ter Jw a kencang; hebat; keras; nyaring: kasus korupsi pejabat di instansi itu makin -- saja akhir-akhir ini

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "santer"

📝 Contoh Penggunaan kata "santer" dalam Kalimat

1.Bau bawang yang santer menghantui dapur kami setiap malam.
2.Kasus korupsi pejabat di instansi itu makin santer saja akhir-akhir ini.
3.Suara musik santer mengalun dari radio di kamar tamu.
4.Dia menari dengan gerakan yang santer, menarik perhatian semua orang.
5.Pada malam hari, bunga di taman itu terlihat santer dan indah dalam cahaya lampu.

📚 Artikel terkait kata "santer"

Mengenal Kata 'santer' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "santer" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "santer" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini pertama kali digunakan pada abad ke-19 untuk menggambarkan sesuatu yang hebat, keras, atau nyaring. Pada masa itu, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kehebatan atau kekuatan sesuatu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "santer" masih digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang mengejutkan atau mengagetkan. Misalnya, "Kasus korupsi pejabat di instansi itu makin **santer** saja akhir-akhir ini" atau "Suaranya **santer** dan membuat kita merasa takut". Dalam kalimat-kalimat ini, kata "santer" digunakan untuk menggambarkan kejutan atau kehebatan yang dialami oleh seseorang. Kata "santer" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Dalam konteks politik, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kehebatan atau kekuatan partai atau kelompok politik. Misalnya, "Partai ini makin **santer** dalam perjuangannya untuk memenangkan pemilu". Dalam konteks budaya, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kehebatan atau kekuatan artistik seseorang. Misalnya, "Konsernya **santer** dan membuat kita terkesan".