Arti Kata "dengkik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dengkik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dengkik

deng·kik a lunglai; tidak ada daya kerja; tanpa semangat;
ke·deng·kik a Dok menjadi lemah, tenaga semakin berkurang krn berbagai penyakit dsb; Cachexia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dengkik"

📝 Contoh Penggunaan kata "dengkik" dalam Kalimat

1.Dia menjadi dengkik setelah merasakan kesakitan yang berkepanjangan.
2.Karena tidak ada daya kerja, tim olahraga itu menjadi dengkik dan tidak bisa berlatih.
3.Ketika mendengar berita buruk, dia menjadi dengkik dan tidak bisa melanjutkan pekerjaannya.
4.Kondisi tubuhnya yang lemah membuatnya menjadi dengkik dan tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari.
5.Setelah beberapa bulan sakit, dia menjadi dengkik dan membutuhkan perawatan intensif.

📚 Artikel terkait kata "dengkik"

Mengenal Kata 'dengkik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dengkik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "dengkik" memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia, yaitu dengkik a lunglai; tidak ada daya kerja; tanpa semangat. Pada awalnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi fisik seseorang yang lemah dan tidak memiliki energi. Dalam konteks ini, dengkik seringkali digunakan untuk menggambarkan penyakit yang menyebabkan kelemahan tubuh, seperti cachexia. Selain itu, kata "dengkik" juga dapat digunakan dalam konteks non-medis. Misalnya, seseorang yang tidak memiliki semangat kerja atau tidak dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik dapat dikatakan dengkik. Dalam contoh lain, seseorang yang sedang mengalami kelelahan mental atau tidak memiliki motivasi untuk melakukan sesuatu juga dapat digolongkan sebagai dengkik. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "dengkik" memiliki relevansi yang sangat penting. Dalam budaya Indonesia modern, seseorang yang dengkik seringkali dianggap tidak efektif atau tidak produktif. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kesehatan fisik dan mental kita agar tidak menjadi dengkik. Dengan cara ini, kita dapat tetap memiliki energi dan semangat untuk melakukan kegiatan sehari-hari dengan baik.