Arti Kata "manusia tertarik oleh tanah airnya" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "manusia tertarik oleh tanah airnya" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

manusia tertarik oleh tanah airnya

Peribahasa orang yang berakal itu jauh pemandangannya, tetapi orang yang bodoh hanya memikirkan keperluan perutnya, kalau ia telah kenyang sudah tidak menghendaki apa-apa lagi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "manusia tertarik oleh tanah airnya"

📝 Contoh Penggunaan kata "manusia tertarik oleh tanah airnya" dalam Kalimat

1.manusia tertarik oleh tanah airnya karena memiliki sejarah dan budaya yang kaya.
2.Pengalaman perjalanan ke tanah airnya membuatnya lebih menghargai kehidupannya.
3.Dalam kisah rakyat, manusia tertarik oleh tanah airnya karena keindahan alamnya yang menakjubkan.
4.Pendidikan sejarah membantu siswa memahami nilai-nilai luhur yang terkait dengan tanah airnya.
5.Banyak orang yang merantau tetap terhubung dengan tanah airnya melalui tradisi dan adat istiadat.

📚 Artikel terkait kata "manusia tertarik oleh tanah airnya"

Mengenal Kata 'manusia tertarik oleh tanah airnya' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "manusia tertarik oleh tanah airnya" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "manusia tertarik oleh tanah airnya" adalah sebuah peribahasa dalam Bahasa Indonesia yang memiliki makna yang sangat dalam. Peribahasa ini merujuk pada perilaku manusia yang berakal, yaitu memiliki kemampuan untuk melihat ke depan dan merencanakan masa depan dengan bijak. Peribahasa ini juga menggambarkan bahwa orang yang berakal memiliki visi yang luas dan tidak hanya fokus pada kebutuhan sehari-hari. Peribahasa ini memiliki konteks historis yang terkait dengan budaya dan tradisi Indonesia. Dalam masyarakat tradisional, orang yang berakal dihargai karena kemampuan mereka untuk memimpin dan membuat keputusan yang bijak. Mereka diharapkan dapat memimpin masyarakat ke arah yang lebih baik dan membangun masa depan yang cerah. Oleh karena itu, peribahasa ini menjadi sangat relevan dalam masyarakat Indonesia. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "manusia tertarik oleh tanah airnya" dalam kalimat yang alami: - "Dia adalah contoh manusia tertarik oleh tanah airnya, karena selalu berpikir tentang masa depan dan mencari solusi untuk permasalahan masyarakat." - "Orang tua saya selalu mengatakan bahwa saya harus menjadi manusia tertarik oleh tanah airnya, yaitu memiliki visi yang luas dan berdedikasi untuk membangun Indonesia." - "Dia dianggap sebagai manusia tertarik oleh tanah airnya karena kemampuan mengatasi masalah dan memimpin tim dengan efektif." Peribahasa "manusia tertarik oleh tanah airnya" memiliki relevansi yang sangat tinggi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam era globalisasi, peribahasa ini menjadi semakin relevan karena meminta manusia untuk memiliki kemampuan mengatasi perubahan dan berinovasi. Orang yang berakal dianggap sangat penting dalam memimpin dan mengembangkan masyarakat Indonesia ke arah yang lebih baik. Oleh karena itu, peribahasa ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk menjadi manusia yang lebih baik dan lebih berdedikasi untuk membangun Indonesia.