Arti Kata "karusi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "karusi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

karusi

ka·ru·si n penyakit yg ditandai dng keinginan hidup hanya untuk bekerja, siang malam spt robot, dan akhirnya membawa kpd kehidupan yg tertekan krn tujuannya untuk mengejar karier dan prestasi, jika tidak tercapai timbul depresi yg berakhir dng bunuh diri: sekarang di negara Barat banyak orang dijangkiti penyakit --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "karusi"

📝 Contoh Penggunaan kata "karusi" dalam Kalimat

1.Dia mengalami karusi yang parah karena terus mengejar prestasi.
2.Penelitian tentang karusi telah menjadi fokus utama beberapa ilmuwan.
3.Pada era modern, karusi telah menjadi masalah yang serius di kalangan masyarakat.
4.Karyawati itu menderita karusi karena terus bekerja tanpa istirahat.
5.Dia harus belajar mengelola karusinya agar tidak mengganggu hubungan dengan keluarga.

📚 Artikel terkait kata "karusi"

Mengenal Kata 'karusi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Karusi" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, karusi adalah kata yang digunakan untuk menggambarkan penyakit mental yang ditandai dengan keinginan hidup yang berorientasi pada kerja dan prestasi. Dalam konteks historis, konsep karusi mulai dikembangkan pada akhir abad ke-20, ketika masyarakat Barat mengalami perubahan besar dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Mereka dihadapkan pada tekanan untuk mencapai kesuksesan dan prestasi tinggi dalam karir, yang dapat menyebabkan stres dan depresi. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat orang-orang yang terjebak dalam karusi. Mereka bekerja dengan intensitas tinggi, tanpa memiliki waktu untuk beristirahat dan menikmati hidup. Mereka menjadi seperti robot, yang hanya berfokus pada tujuan dan tidak memiliki waktu untuk menikmati kebahagiaan. Dalam beberapa kasus, karusi dapat berakhir dengan depresi yang sangat parah, bahkan sampai mengancam jiwa. Contoh penggunaan kata karusi dalam kalimat yang alami adalah: "Ia terjebak dalam karusi dan tidak memiliki waktu untuk menikmati hidup." atau "Kerja sama karusi dapat menyebabkan stres dan depresi pada seseorang." Dalam banyak kasus, orang-orang yang terinfeksi karusi tidak menyadari bahwa mereka sedang mengalami penyakit mental yang parah. Mereka hanya melihat bahwa mereka harus terus bekerja dan mencapai tujuan, tanpa memiliki waktu untuk beristirahat dan menikmati hidup.