Arti Kata "memperpotongkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "memperpotongkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

memperpotongkan

mem.per.po.tong.kan memperhitungkan dengan memotong (upah, gaji, dan sebagainya) yang akan diterima; memotongkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "memperpotongkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "memperpotongkan" dalam Kalimat

1.Perusahaan memperpotongkan gaji karyawan karena krisis ekonomi global.
2.Pemerintah memperpotongkan subsidi listrik untuk mendorong penggunaan energi alternatif.
3.Ibu memperpotongkan ranting kayu untuk membuat tempat tidur anaknya.
4.Pengajar memperpotongkan jawaban soal untuk memudahkan peserta ujian.
5.Pengusaha memperpotongkan harga produk karena adanya persaingan yang ketat.

📚 Artikel terkait kata "memperpotongkan"

Mengenal Kata 'memperpotongkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "memperpotongkan" - Pengertian dan Contoh

Kata "memperpotongkan" memiliki makna yang khusus dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah, kata ini berkaitan dengan praktik pekerjaan yang melibatkan pengurangan upah atau gaji yang akan diterima oleh pekerja. Dalam beberapa tahun terakhir, kata ini mulai digunakan dalam berbagai konteks yang lebih luas, seperti dalam konteks keuangan atau bahkan dalam budaya populer. Dalam pengertian resmi, memperpotongkan berarti memperhitungkan dengan memotong (upah, gaji, dan sebagainya) yang akan diterima. Ini berarti bahwa seseorang atau organisasi sedang melakukan pengurangan pada komponen pendapatan yang akan diterima.

Contoh Penggunaan Kata "memperpotongkan"

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "memperpotongkan" dalam kalimat yang alami: - Dalam konteks keuangan, seseorang mungkin mengatakan: "Pemerintah memperpotongkan pajak untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi." - Dalam konteks budaya, seseorang mungkin mengatakan: "Film tersebut memperpotongkan adegan yang sensitif untuk menjaga kehalusan tema." - Dalam konteks kehidupan sehari-hari, seseorang mungkin mengatakan: "Kami harus memperpotongkan anggaran untuk membeli barang yang tidak terlalu penting."

Relevansi Kata "memperpotongkan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "memperpotongkan" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keuangan. Dalam era digital, banyak orang menggunakan teknologi untuk memperpotongkan biaya dan meningkatkan efisiensi. Dalam beberapa tahun terakhir, kata ini juga mulai digunakan dalam konteks sosial, seperti dalam konteks kesetaraan dan keadilan sosial. Dalam kesimpulan, kata "memperpotongkan" memiliki makna yang khusus dalam bahasa Indonesia dan memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami definisi dan penggunaan kata ini, kita dapat meningkatkan komunikasi dan memahami konteks yang lebih luas.