Arti Kata "gugat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gugat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gugat

1gu·gat v, meng·gu·gat v 1 mendakwa; mengadukan (perkara): jika hendak ~ , Anda harus membawa bukti-bukti yg sah; 2 menuntut (janji dsb); membangkit-bangkitkan perkara yg sudah-sudah; 3 mencela dng keras; menyanggah: tidak ada yg berani ~ keputusan kepala suku itu;
ter·gu·gat 1 v digugat; 2 n Huk orang yg digugat: ~ dituntut untuk membayar ganti rugi sebesar sepuluh juta rupiah;
gu·gat·an n 1 tuntutan; 2 celaan; kritikan; sanggahan;
peng·gu·gat n orang yg menggugat;
peng·gu·gat·an n proses, cara, perbuatan menggugat

2gu·gat n guncangan;
meng·gu·gat v mengguncangkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gugat"

📝 Contoh Penggunaan kata "gugat" dalam Kalimat

1.Pengusaha tersebut digugat oleh investor karena menunda pembayaran.
2.Ketua sekolah menggugat keabsahan hasil penelitian tersebut kepada dewan akademik.
3.Dia akan menggugat keputusan kepala sekolah tersebut di depan pengadilan.
4.Bukti-bukti palsu itu digunakan untuk menggugat kebenaran saksi mata.
5.Para mahasiswa melakukan penggugatan kebijakan universitas yang dianggap tidak adil.

📚 Artikel terkait kata "gugat"

Mengenal Kata 'gugat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gugat" - Pengertian dan Contoh Penggunaan yang Tepat

Kata gugat memiliki makna yang kompleks dan luas dalam bahasa Indonesia. Secara historis, kata ini berasal dari bahasa Belanda "aanwijzen" yang berarti "mengajukan" atau "mengajukan pertanyaan". Dalam konteks sosial, gugat seringkali digunakan dalam konteks hukum, seperti mengajukan gugatan ke pengadilan. Namun, makna kata ini juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti menuntut atau mencela seseorang. Dalam kehidupan sehari-hari, kata gugat seringkali digunakan dalam kalimat-kalimat yang alami. Contohnya, "Pemilik rumah itu gugat penghuni untuk membayar biaya sewa yang tertunda". Kalimat ini menunjukkan bahwa gugat dapat digunakan dalam konteks menuntut atau mencela seseorang untuk melakukan sesuatu. Contoh lain adalah "Dia gugat keputusan direktur untuk membatalkan proyek tersebut". Kalimat ini menunjukkan bahwa gugat dapat digunakan dalam konteks menyanggah atau mencela keputusan seseorang. Dalam budaya Indonesia modern, kata gugat memiliki relevansi yang luas dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks hukum, gugat digunakan dalam proses pengadilan untuk mengajukan gugatan ke pengadilan. Namun, dalam konteks lain, gugat dapat digunakan dalam kalimat-kalimat yang menunjukkan kritikan atau celaan terhadap seseorang atau keputusan. Dalam kehidupan sehari-hari, gugat dapat digunakan dalam konteks mengajukan pertanyaan atau mencela seseorang untuk melakukan sesuatu. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna kata gugat dan cara penggunaannya yang tepat dalam konteks yang berbeda-beda.