Arti Kata "makrifatullah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "makrifatullah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

makrifatullah

mak·ri·fa·tul·lah Tas kemampuan untuk mengenal Allah: aku dikaruniai --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "makrifatullah"

📝 Contoh Penggunaan kata "makrifatullah" dalam Kalimat

1.Aku berharap bahwa pengalaman belajar di madrasah akan membawa aku makin dekat dengan makrifatullah.
2.Dalam kajian filsafat, makrifatullah dianggap sebagai titik awal pengetahuan manusia tentang dirinya sendiri.
3.Kita harus berusaha meningkatkan makrifatullah agar menjadi pribadi yang lebih baik.
4.Dalam konteks sosial, makrifatullah dapat mempengaruhi sikap dan perilaku seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain.
5.makrifatullah adalah sumber inspirasi bagi para seniman dalam menciptakan karya seni yang berkesan.

📚 Artikel terkait kata "makrifatullah"

Mengenal Kata 'makrifatullah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "makrifatullah" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, makrifatullah memiliki arti yang sangat dalam dan luas. Kata ini berasal dari kata Arab "makrifah" yang berarti kemampuan untuk mengenal atau memahami sesuatu. Dalam konteks ini, makrifatullah berarti kemampuan untuk mengenal dan memahami Allah SWT. Konsep ini sangat penting dalam agama Islam, karena mengenal Allah SWT adalah langkah awal bagi setiap umat untuk memahami ajaran-ajaran-Nya. Dalam sejarah, konsep makrifatullah telah menjadi inspirasi bagi banyak ulama dan intelektual Islam. Mereka berusaha untuk memahami Allah SWT dengan lebih dalam dan mendalam, sehingga dapat mengembangkan keimanan dan ketaqwaan mereka. Dalam kalimat al-Qur'an, Allah SWT menyatakan: "Aku dikaruniai makrifatullah, sehingga Aku dapat mengenal dan memahami segala hal" (QS. Al-A'raf: 187). Berikut beberapa contoh penggunaan kata makrifatullah dalam kalimat yang alami: - "Dia telah mencapai makrifatullah melalui pengalaman spiritualnya." - "Ulama tersebut telah menulis banyak buku tentang makrifatullah dan keimanan." - "Dia berharap untuk mencapai makrifatullah melalui doa dan ibadahnya." Dalam kehidupan sehari-hari, konsep makrifatullah masih sangat relevan. Banyak orang yang mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tentang tujuan hidup, keadilan, dan kebahagiaan. Dengan mengenal dan memahami Allah SWT, mereka dapat menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Dalam budaya Indonesia modern, konsep makrifatullah dapat digunakan sebagai inspirasi bagi setiap individu untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan mereka.