Arti Kata "kepala tongkat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kepala tongkat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kepala tongkat

tempat pegangan tongkat; hulu tongkat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kepala tongkat"

📝 Contoh Penggunaan kata "kepala tongkat" dalam Kalimat

1.Pegangan tongkat harus kuat untuk menopang beban yang berat.
2.Di taman nasional, kita harus memegang tongkat untuk melindungi diri dari hewan liar.
3.Pegangan tongkat kayu ini terbuat dari material yang kuat dan tahan lama.
4.Di hutan yang lebat, seorang pengembara harus memegang tongkat untuk berjalan.
5.Pegangan tongkat bambu ini sangat ringan dan mudah dibawa kemana-mana.

📚 Artikel terkait kata "kepala tongkat"

Mengenal Kata 'kepala tongkat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kepala tongkat" - Pemahaman yang Lebih Baik

Kata "kepala tongkat" adalah istilah resmi dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada tempat pegangan tongkat atau hulu tongkat. Konsep ini erat kaitannya dengan tongkat, alat yang digunakan oleh masyarakat terutama di pedesaan atau wilayah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur. Pada masa lalu, tongkat merupakan alat yang sangat penting bagi masyarakat karena digunakan sebagai alat bantu berjalan, berburu, atau berdagang. Dalam konteks sosial, kepala tongkat juga memiliki makna yang lebih luas. Misalnya, dalam beberapa budaya, tongkat tidak hanya merupakan alat bantu, tetapi juga simbol status sosial atau kekuasaan. Penguasa atau pangeran sering digambarkan sebagai orang yang memegang tongkat yang panjang dan mulus. Dalam konteks ini, kepala tongkat menjadi simbol kekuasaan dan kehormatan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kepala tongkat" masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Dia memegang kepala tongkatnya dengan erat saat berjalan di jalan yang berliku-liku." Atau, "Tongkat itu memiliki kepala yang besar dan kokoh, sehingga membuatnya mudah dipegang." Dalam budaya Indonesia modern, tongkat telah berkembang menjadi alat yang lebih modern, seperti tongkat roda atau tongkat trekking, tetapi konsep kepala tongkat masih tetap sama. Banyak kegiatan yang melibatkan tongkat dan kepala tongkat, seperti berjalan, berburu, atau berolahraga. Dalam beberapa kebudayaan, kepala tongkat juga menjadi simbol kekuasaan atau kehormatan. Pada dasarnya, kata "kepala tongkat" adalah istilah yang unik dan memiliki makna yang lebih luas dari sekadar alat bantu.