Arti Kata "gondok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gondok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gondok

1gon·dok 1 a gemuk pendek (tt badan, leher, barang); 2 n penyakit bengkak pd leher depan krn kelenjar yg menjadi besar; beguk: benjolan sebesar bengkuang tumbuh di lehernya krn penyakit --

2gon·dok a mendongkol; marah yg tertahan: tamu itu -- krn diperlakukan tidak sewajarnya;
meng·gon·dok·kan v mendongkolkan; menyebabkan gondok: yg ~ nya ialah perkara foto kekasihnya yg dicoret-coret dan dirobek itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gondok"

📝 Contoh Penggunaan kata "gondok" dalam Kalimat

1.Kucing itu berbadan gondok dan tidak terlalu aktif bermain.
2.Pada masa kecil, saya pernah menderita penyakit gondok yang membuat lehernya bengkak.
3.Bapak saya yang berbadan gondok itu sangat suka menonton film dan televisi.
4.Dalam budaya Jawa, gondok adalah istilah untuk orang yang memiliki tubuh gemuk dan pendek.
5.Pada masa pemerintahan Sultan, dia memiliki gondok di lehernya yang membuatnya tidak nyaman bergerak.

📚 Artikel terkait kata "gondok"

Mengenal Kata 'gondok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gondok" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "gondok" memiliki makna yang kompleks dan unik dalam bahasa Indonesia. Pada dasarnya, kata ini mengacu pada sebuah bentuk gemuk atau bengkak pada badan atau leher, yang seringkali disebabkan oleh kelenjar yang menjadi besar. Dalam konteks sejarah dan budaya, kata "gondok" juga memiliki makna yang lebih luas, menggambarkan sebuah kondisi atau keadaan yang tidak normal.

Kata "Gondok" dalam Konteks Sehari-Hari

Kata "gondok" sering digunakan dalam kalimat sehari-hari untuk menggambarkan sebuah kondisi atau keadaan yang tidak normal. Misalnya, "Dia memiliki gondok di lehernya" atau "Gondok-nya sudah besar, harus ke dokter". Dalam kalimat-kalimat ini, kata "gondok" digunakan untuk menggambarkan sebuah kondisi yang perlu perhatian medis. Selain itu, kata "gondok" juga dapat digunakan dalam kalimat seperti "Gondok-nya begitu besar, membuatnya susah bernapas".

Relevansi Kata "Gondok" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "gondok" memiliki relevansi yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kesehatan. Dalam beberapa kasus, kata "gondok" digunakan sebagai istilah medis untuk menggambarkan sebuah kondisi atau keadaan yang perlu perhatian medis. Dalam budaya Indonesia modern, kata "gondok" juga digunakan dalam kalimat-kalimat yang lebih umum, seperti "Gondok-nya sudah besar, harus ke dokter" atau "Gondok-nya membuatnya susah bernapas". Dengan demikian, kata "gondok" menjadi bagian dari bahasa sehari-hari Indonesia, digunakan untuk menggambarkan sebuah kondisi atau keadaan yang tidak normal.