Arti Kata "jogan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jogan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jogan

jo·gan kl n tombak kebesaran sebagai tanda kebesaran raja

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jogan"

📝 Contoh Penggunaan kata "jogan" dalam Kalimat

1.Di museum nasional, terdapat koleksi jogan beragam dari berbagai kerajaan.
2.Pada upacara penobatan raja, jogan digunakan sebagai tanda kekuasaan tertinggi.
3.Di daerah pedesaan, masyarakat masih menggunakan jogan sebagai alat pertahanan diri.
4.jogan merupakan salah satu alat militer yang digunakan oleh prajurit pada masa lalu.
5.Pengrajin kayu membutuhkan keahlian khusus untuk menciptakan jogan yang indah dan kuat.

📚 Artikel terkait kata "jogan"

Mengenal Kata 'jogan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jogan" - Simbol Kebesaran Raja

Kata "jogan" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang spesifik, yaitu jo·gan kl n tombak kebesaran sebagai tanda kebesaran raja. Tombak kebesaran ini merupakan simbol kekuasaan dan kebesaran raja, yang sering digunakan dalam berbagai upacara dan ritual keagamaan. Dalam sejarah, jogan digunakan sebagai tanda kekuasaan raja, dan hanya orang-orang yang berwenang saja yang boleh menggunakannya. Dalam penggunaan sehari-hari, kata "jogan" masih digunakan dalam konteks yang terkait dengan kekuasaan dan kebesaran. Contohnya, dalam kalimat "Raja memegang jogan sebagai simbol kekuasaannya", atau "Prajurit yang memiliki jogan adalah orang yang paling berpengaruh dalam pasukan". Selain itu, kata "jogan" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti "Kebesaran jogan raja tidak dapat diabaikan oleh masyarakat". Dalam kehidupan sehari-hari, simbol kebesaran raja masih dapat dilihat dalam berbagai bentuk, seperti di museum, galeri seni, atau bahkan di upacara adat. Namun, dalam budaya Indonesia modern, penggunaan jogan sebagai simbol kekuasaan sudah tidak lagi umum. Sebaliknya, jogan lebih sering digunakan sebagai simbol kebudayaan atau keagamaan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan sejarah jogan agar dapat menghargai kebudayaan dan keagamaan kita sendiri.