Arti Kata "kernyut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kernyut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kernyut

1ker·nyut n kerut; kedut;
be·ker·nyut v berkerut;
be·ker·nyut·an v bekernyut: kulit orang tua yg kurus itu ~;
me·nger·nyut v mengerutkan bibir, alis, dsb

2ker·nyut n bunyi spt gigi bergesekan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kernyut"

📝 Contoh Penggunaan kata "kernyut" dalam Kalimat

1.Kulit wajahnya mulai mengkerut ketika dia melihat kejadian itu.
2.Ayahnya memiliki kerut-kerut di wajahnya yang sudah lama menandai usia.
3.Dia berkerut-kerut di dahi ketika mendengar kabar itu.
4.Bibirku mulai megerut ketika mendengar kata-kata itu.
5.Dosen saya mengajarkan cara untuk mengidentifikasi kerut-kerut geologi di lapangan.

📚 Artikel terkait kata "kernyut"

Mengenal Kata 'kernyut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kernyut" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kernyut" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan pergerakan kulit yang berkerut atau berkedut, terutama pada wajah. Konteks historis dan sosial kata "kernyut" juga dapat dilihat dari penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti ketika seseorang sedang berpikir keras dan kemudian kulit mereka mulai berkerut. Penggunaan kata "kernyut" dapat dilihat dalam berbagai kalimat yang alami. Misalnya, "Ibu sedang kernyut ketika mendengar berita buruk tentang anaknya." Dalam contoh ini, kata "kernyut" digunakan untuk menggambarkan pergerakan kulit ibu yang berkerut karena kesedihan. Contoh lainnya adalah, "Dia bekerernyut wajahnya ketika mendengar kata-kata kasar dari lawan bicaranya." Kata "kernyut" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa budaya, wajah yang kerut dianggap sebagai tanda kebijaksanaan dan pengalaman hidup. Oleh karena itu, banyak orang tua yang memiliki wajah kerut dihormati dan dianggap bijaksana. Dalam konteks ini, kata "kernyut" tidak hanya digunakan untuk menggambarkan pergerakan kulit, tetapi juga untuk menggambarkan kepribadian dan pengalaman hidup seseorang. Dalam beberapa kesempatan, kata "kernyut" juga digunakan dalam konteks emosional. Misalnya, ketika seseorang sedang mengerutkan bibir mereka karena marah atau kesal, atau ketika mereka berkerut karena kesedihan. Dalam contoh ini, kata "kernyut" digunakan untuk menggambarkan perubahan ekspresi wajah yang disebabkan oleh perasaan emosional.