Arti Kata "jenggala" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jenggala" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jenggala

jeng·ga·la n hutan; rimba

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jenggala"

📝 Contoh Penggunaan kata "jenggala" dalam Kalimat

1.Hutan tropis di Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, terutama di hutan jenggala yang masih relatif alami.
2.Saya suka berjalan-jalan di hutan jenggala di dekat rumah, menikmati keindahan alam dan kesegarannya.
3.Banyak spesies hewan yang dapat ditemukan di hutan jenggala, seperti gajah, harimau, dan monyet.
4.Hutan jenggala merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting bagi masyarakat setempat, yang biasanya digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
5.Dalam novel "Rimba" karya Pramoedya Ananta Toer, hutan jenggala dianggap sebagai simbol kebebasan dan kehidupan liar.

📚 Artikel terkait kata "jenggala"

Mengenal Kata 'jenggala' - Inspirasi dan Motivasi

Kata Jenggala: Makna dan Konteks Sejarahnya

Kata jenggala sering dikaitkan dengan hutan atau rimba, tetapi maknanya lebih luas dari itu. Dalam bahasa Indonesia, jenggala sebenarnya merujuk pada hutan yang masih asli dan belum terdampak oleh kegiatan manusia. Makna ini telah ada sejak zaman kolonial, ketika kata ini digunakan untuk menggambarkan habitat alami yang masih belum terganggu. Sejarahnya, kata jenggala berasal dari bahasa Sunda, yang artinya hutan atau rimba. Dalam konteks ini, kata jenggala digunakan untuk menggambarkan keutuhan alam yang masih belum terganggu oleh kegiatan manusia. Dalam era kolonial, kata ini digunakan untuk menggambarkan habitat alami yang masih belum terganggu oleh penebangan kayu atau kegiatan lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata jenggala masih digunakan untuk menggambarkan hutan yang masih asli dan belum terdampak oleh kegiatan manusia. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan kekayaan alam yang masih belum terdampak oleh kegiatan manusia. Berikut beberapa contoh penggunaan kata jenggala dalam kalimat yang alami: - "Hutan jenggala di Taman Nasional Indonesia masih terjaga dengan baik." - "Kita harus melestarikan jenggala agar generasi mendatang dapat menikmati keindahan alam." - "Perjalanan ke jenggala adalah pengalaman yang tidak terlupakan." Dalam kehidupan sehari-hari, kata jenggala juga digunakan untuk menggambarkan kekayaan alam yang masih belum terdampak oleh kegiatan manusia. Dalam beberapa tahun terakhir, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan keanekaragaman hayati yang masih belum terganggu oleh kegiatan manusia. Dengan demikian, kata jenggala bukan hanya merujuk pada hutan atau rimba, tetapi juga menggambarkan keutuhan alam yang masih belum terganggu oleh kegiatan manusia.