Arti Kata "bangkit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bangkit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bangkit

bang·kit v 1 bangun (dr tidur, duduk) lalu berdiri: ia -- dr duduknya; ia -- berdiri sambil mempersilakan tamunya duduk; 2 bangun (hidup) kembali: -- dr kubur; 3 timbul atau terbit (tt marah): -- amarahnya mendengar ejekan itu; 4 kambuh (tt penyakit): penyakitnya yg lama --; 5 beterbangan ke udara (tt debu dsb): debu pun -- ke udara; 6 mulai memuai (tt adonan): krn banyak raginya, adonan itu cepat --;
-- hatinya timbul keberaniannya (kemarahannya);
ber·bang·kit v bangkit;
mem·bang·kit v 1 menggerakkan supaya bangkit; membangunkan menimbulkan (penyakit, marah, dsb): - marah; - nafsu makan; - penyakit; 2 Mk memungut (menggali hasil tanaman): - kentang; 3 Mk mengangkat (cerek, jemuran, dsb): - cerek; - jemuran; - padi; 4 menggugat (membongkar-bongkar, mengungkit-ungkit) perkara yg sudah-sudah;
- batang terendam, pb mengangkat kembali nama orang yg sudah lama hilang dr ingatan; mengulangi perkara yg sudah lama dilupakan;
mem·bang·kit-bang·kit v menggugat (membongkar-bongkar, mengungkit-ungkit) perkara yg sudah-sudah: ia suka - barang yg sudah diberikan;
- tambo lama menceritakan kembali perkara yg sudah-sudah;
mem·bang·kit·kan v 1 membangunkan (orang tidur); 2 menghidupkan kembali: - orang mati; 3 mengangkat dan menaikkan: - pedang ke udara; 4 Mk membangkit untuk; mengangkatkan (tt jemuran, cerek, dsb);
ter·bang·kit v 1 terbangun; 2 terangkat;
bang·kit·an n 1 perkara lama dsb yg dibangkit-bangkit; 2 Mk hasil tanaman (spt ubi, kacang);
pem·bang·kit n 1 orang yg membangkitkan; 2 alat untuk membangkitkan sesuatu;
- tenaga listrik alat untuk mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik;
ke·bang·kit·an n 1 kebangunan (menjadi sadar): - Indonesia hanyalah satu bagian dr - umum di Asia; 2 perihal bangkit dr mati: Hari - Isa Almasih;
- nasional perihal bangkitnya seluruh rakyat Indonesia sbg satu kesatuan bangsa melawan dan mengusir penjajah melalui berbagai cara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bangkit"

📝 Contoh Penggunaan kata "bangkit" dalam Kalimat

1.Setelah tidur panjang, ia akhirnya bangkit dari tempat tidurnya.
2.Pada malam Natal, masyarakat bangkit untuk beramal dan berdoa bersama.
3.Ketika mendengar berita buruk, amarahnya mulai bangkit dan menumpuk.
4.Penyakitnya yang lama bangkit kembali setelah ia mengkonsumsi makanan yang tidak seimbang.
5.Setelah beberapa tahun tidak pernah dikenal, namanya akhirnya bangkit kembali di kalangan masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "bangkit"

Mengenal Kata 'bangkit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bangkit" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bangkit" memiliki makna yang sangat luas dan dalam konteks historis dan sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan peristiwa besar seperti kemerdekaan atau perlawanan melawan penjajah. Dalam konteks harian, kata "bangkit" dapat berarti bangun dari tidur, kambuh dari sakit, atau bahkan terbangun dari keadaan yang lemah. Namun, di balik makna tersebut, kata "bangkit" juga memiliki makna yang lebih dalam dan inspiratif, yaitu bangkit dari situasi sulit, bangkit dari kelemahan, dan bangkit dari kekalahan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bangkit" sering digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, "Ia bangkit dari tidurnya untuk menyelesaikan pekerjaan yang masih menunggu." atau "Rakyat Indonesia bangkit dari kelemahan untuk merebut kemerdekaan." Dalam kalimat lain, "Dia bangkit dari sakitnya dan kembali ke pekerjaannya." Dalam setiap kasus, kata "bangkit" menggambarkan perubahan atau transformasi yang terjadi. Dalam budaya Indonesia modern, kata "bangkit" memiliki makna yang sangat relevan. Dalam konteks sosial, kata "bangkit" dapat berarti bangkit dari kemiskinan, bangkit dari ketidakadilan, dan bangkit dari kekurangan. Dalam konteks spiritual, kata "bangkit" dapat berarti bangkit dari kelemahan, bangkit dari kekalahan, dan bangkit dari kehilangan. Dalam setiap kasus, kata "bangkit" menggambarkan kemampuan untuk menghadapi tantangan dan mengubah situasi. Dalam kesimpulan, kata "bangkit" memiliki makna yang sangat luas dan inspiratif. Dalam konteks harian, kata ini dapat berarti bangun dari tidur, kambuh dari sakit, atau bahkan terbangun dari keadaan yang lemah. Namun, di balik makna tersebut, kata "bangkit" juga memiliki makna yang lebih dalam dan relevan dalam budaya Indonesia modern.