Arti Kata "itaraf" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "itaraf" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

itaraf

ita·raf ? iktiraf

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "itaraf"

📝 Contoh Penggunaan kata "itaraf" dalam Kalimat

1.Kementerian Pendidikan mengakui prestasi siswa dengan penghargaan tertentu.
2.Pemerintah melalui instruksi presiden mengakui dan menghormati jasa para pahlawan nasional.
3.Pengakuan dari masyarakat adalah kepuasan tersendiri bagi seorang seniman setelah menyelesaikan karyanya.
4.Ia mengakui bahwa kesalahan masa lalunya telah memengaruhi kehidupannya sekarang.
5.Dalam rapat kerja, bos perusahaan mengakui bahwa timnya telah mencapai target yang ditetapkan.

📚 Artikel terkait kata "itaraf"

Mengenal Kata 'itaraf' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Iftar" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ifar" atau lebih tepatnya "iftar" memiliki makna kunci dalam agama Islam, yaitu waktu berbuka puasa. Istilah ini berasal dari bahasa Arab, jika diartikan dalam konteks bahasa Indonesia dapat berarti "berbuka puasa" atau "makan malam setelah berpuasa sepanjang hari". Dalam konteks sejarah dan sosial, istilah "iftar" telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia, terutama selama bulan Ramadan. Waktu ini dianggap sebagai kesempatan untuk beribadah, berbagi makanan dengan keluarga dan masyarakat sekitar, serta menikmati waktu bersama orang-orang terdekat. Iftar juga menjadi momen untuk memperkuat ikatan sosial dan emosi di antara manusia. Contoh penggunaan kata "iftar" dalam kalimat yang alami adalah: - Setiap malam, keluarga kami akan berkumpul untuk iftar bersama-sama. - Makanan khas Ramadan, seperti gudeg dan tempe, sering dihidangkan saat iftar. - Kami mengundang seluruh tetangga untuk bergabung dalam iftar bersama kami. Dalam kehidupan sehari-hari, iftar memiliki makna yang lebih dalam. Momen ini dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan sosial, menikmati makanan lezat, dan menikmati waktu bersama orang tercinta. Di Indonesia, iftar bahkan telah menjadi bagian dari kebudayaan modern, dengan munculnya berbagai acara dan tradisi yang terkait dengan bulan Ramadan.