Arti Kata "regulasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "regulasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

regulasi

re·gu·la·si /régulasi/ n pengaturan;
-- hipotonik Bio 1 kemampuan menyesuaikan hidup bagi organisme yg hidup dl air asin dng cara mempertahankan kandungan garam di dl cairan tubuh agar tetap lebih rendah dp air; 2 kemampuan menyesuaikan hidup yg terdapat pd hewan air tawar dng cara mempertahankan kandungan garam dl cairan tubuh agar tetap lebih tinggi dp air di luar tubuh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "regulasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "regulasi" dalam Kalimat

1.Dalam konteks formal, Peraturan Pemerintah menetapkan regulasi baru untuk mengatur kegiatan industri.
2.Pemerintah harus menjalankan regulasi yang ketat untuk mengendalikan emisi gas buang.
3.Dalam kehidupan sehari-hari, aku harus selalu mematuhi regulasi lalu lintas untuk menghindari kecelakaan.
4.Buku tersebut membahas tentang regulasi alam yang mempengaruhi ekosistem di hutan hujan tropis.
5.Dalam konteks pendidikan, guru mengajarkan regulasi metabolisme tubuh pada siswa agar lebih memahami proses tubuh manusia.

📚 Artikel terkait kata "regulasi"

Mengenal Kata 'regulasi' - Inspirasi dan Motivasi

Regulasi: Pengaturan yang Harmonis

Regulasi adalah kata yang sering digunakan dalam konteks resmi dan formal, tetapi apa sebenarnya maknanya? Secara umum, regulasi merujuk pada pengaturan atau ketentuan yang ditetapkan untuk mengatur perilaku seseorang atau suatu organisasi. Istilah ini memiliki sejarah panjang, terutama dalam konteks hukum dan administrasi pemerintah. Dalam konteks historis, regulasi digunakan untuk mengatur kegiatan ekonomi dan sosial dalam masyarakat. Pemerintah dan lembaga-lembaga internasional menetapkan regulasi untuk menjaga kestabilan dan keamanan ekonomi. Dalam konteks modern, regulasi lebih luas lagi, mencakup aspek hukum, lingkungan, dan sosial. Regulasi juga digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat ini: "Pemerintah menetapkan regulasi baru untuk mengatur industri energi." Atau, "Komite etika di universitas menetapkan regulasi untuk mengatur perilaku mahasiswa." Dalam contoh lain, "Regulasi lingkungan di pusat kota membatasi emisi gas buang dari pabrik." Regulasi memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Misalnya, regulasi keamanan lalu lintas di jalan raya membuat masyarakat lebih aman saat berkendara. Selain itu, regulasi lingkungan di pusat kota membantu menjaga kualitas udara dan lingkungan. Bahkan, regulasi perbankan memastikan keamanan dan stabilitas sistem keuangan nasional. Dalam budaya Indonesia modern, regulasi seringkali dianggap sebagai pengaturan yang wajib diikuti. Masyarakat diharapkan untuk menghormati dan mengikuti regulasi yang telah ditetapkan, sehingga tercipta harmonisasi antara pemerintah, masyarakat, dan kepentingan umum.