Arti Kata "introspeksi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "introspeksi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

introspeksi

in·tro·spek·si /introspéksi/ n peninjauan atau koreksi thd (perbuatan, sikap, kelemahan, kesalahan, dsb) diri sendiri; mawas diri;
ber·in·tro·spek·si v mengadakan atau melakukan intro-speksi; mengoreksi diri: ~ lah dulu sebelum mencela atau mengkritik orang lain;
meng·in·tro·spek·si v berintrospeksi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "introspeksi"

📝 Contoh Penggunaan kata "introspeksi" dalam Kalimat

1.Sebelum memberikan kritik, kita harus berintrospeksi dan memeriksa niat serta motivasi kita.
2.Dalam proses belajar, siswa harus melakukan introspeksi diri untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan mereka.
3.Seorang psikolog menggunakan metode introspeksi untuk membantu pasien mengenal diri mereka sendiri.
4.Dalam proses penulisan, penulis harus melakukan introspeksi untuk mengetahui apakah isi tulisan sudah sesuai dengan tujuan yang diinginkan.
5.Dalam menjalani hidup, kita harus selalu melakukan introspeksi untuk meningkatkan diri dan menjadi pribadi yang lebih baik.

📚 Artikel terkait kata "introspeksi"

Mengenal Kata 'introspeksi' - Inspirasi dan Motivasi

Introspeksi: Mawas Diri untuk Berubah

Introspeksi adalah proses peninjauan diri sendiri untuk mengoreksi perbuatan, sikap, kelemahan, atau kesalahan yang dianggap perlu diperbaiki. Kata ini berasal dari bahasa Inggris "introspection", yang terdiri dari dua kata yaitu "intro" yang berarti dalam dan "spection" yang berarti penglihatan. Dalam konteks historis, introspeksi telah digunakan oleh filsuf dan penulis sebagai alat untuk memahami diri sendiri dan meningkatkan kesadaran. Introspeksi memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa contoh penggunaan kata introspeksi dalam kalimat yang alami: - "Sebelum mengkritik teman, aku harus melakukan **introspeksi** sendiri untuk memastikan aku tidak memiliki kelemahan yang sama." - "Setelah kecelakaan itu, aku melakukan **introspeksi** untuk mengetahui apa yang salah dan bagaimana aku dapat mencegahnya di masa depan." - "Introspeksi** membantu aku memahami perilaku diri sendiri dan membuat keputusan yang lebih bijak." Dalam budaya Indonesia modern, introspeksi telah menjadi hal yang penting dalam meningkatkan kesadaran diri sendiri dan meningkatkan kualitas hidup. Banyak orang menggunakan introspeksi sebagai alat untuk memahami diri sendiri dan meningkatkan keterampilan komunikasi. Dengan melakukan introspeksi, seseorang dapat meningkatkan kesadaran diri sendiri dan membuat keputusan yang lebih bijak dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa budaya, introspeksi juga digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kesadaran spiritual. Dalam agama Buddha, introspeksi digunakan sebagai alat untuk memahami diri sendiri dan meningkatkan kesadaran akan kesalahan dan kelemahan. Dalam agama Kristen, introspeksi digunakan sebagai alat untuk memahami diri sendiri dan meningkatkan kesadaran akan kesalahan dan kelemahan.