Arti Kata "frontal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "frontal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

frontal

fron·tal a secara terbuka (berhadap-hadapan): serangan -- itu tidak menguntungkan pihak kita

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "frontal"

📝 Contoh Penggunaan kata "frontal" dalam Kalimat

1.Pihak musuh melakukan serangan frontal yang sangat kuat ke arah kami.
2.Dalam perang, strategi frontal seringkali tidak efektif karena kehilangan banyak korban.
3.Dia melakukan serangan frontal terhadap ideologi yang tidak sesuai dengan pendapatnya.
4.Dalam dunia bisnis, serangan frontal ke pasar baru sangat berisiko dan memerlukan perencanaan matang.
5.Kami memutuskan untuk melakukan serangan frontal terhadap musuh dengan jumlah anggota yang paling banyak.

📚 Artikel terkait kata "frontal"

Mengenal Kata 'frontal' - Inspirasi dan Motivasi

Frontal dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Penggunaan yang Tepat

Dalam bahasa Indonesia, kata frontal memiliki makna yang spesifik, yaitu berhadap-hadapan secara terbuka. Kata ini berasal dari bahasa Perancis, yaitu "fron", yang berarti "muka" atau "depan". Dalam konteks historis, kata frontal digunakan dalam perang dan strategi militer untuk menggambarkan serangan atau pertempuran yang dilakukan secara langsung dan terbuka. Dalam kehidupan sehari-hari, kata frontal sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang memerlukan keberanian dan kehati-hatian. Misalnya, saat menghadapi masalah atau tantangan, kita harus siap dengan serangan frontal yang tidak menguntungkan pihak kita. Dalam dunia bisnis, kata frontal juga digunakan untuk menggambarkan strategi pemasaran yang langsung dan efektif. Sebagai contoh, "Kami akan melakukan serangan frontal pasar dengan produk baru ini". Dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia, kata frontal juga digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, saat berbicara tentang keadilan dan kebenaran, kita harus siap dengan serangan frontal yang keras dan langsung. Dalam budaya Indonesia modern, kata frontal juga digunakan untuk menggambarkan keberanian dan kehati-hatian dalam menghadapi tantangan. Sebagai contoh, "Kita harus siap dengan serangan frontal tantangan ini dan tidak menyerah".