Arti Kata "emirat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "emirat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

emirat

emi·rat /émirat/ n pemerintahan (negeri, negara) yg dikepalai oleh seorang emir;
ke·e·mi·rat·an n wilayah kekuasaan emirat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "emirat"

📝 Contoh Penggunaan kata "emirat" dalam Kalimat

1.Pemerintahan Uni emirat Arab merupakan contoh emirat yang maju dan majikan.
2.Banyak negara di Timur Tengah yang masih menggunakan sistem pemerintahan emirat.
3.Sebagai turis, saya sangat menikmati kunjungan saya ke emirat Dubai karena suasana yang modern dan nyaman.
4.Pada masa lalu, beberapa wilayah di Arab Saudi masih berstatus emirat yang berdaulat.
5.Sejarawan mempelajari peran penting emirat dalam menentukan jalannya perang pada abad ke-19.

📚 Artikel terkait kata "emirat"

Mengenal Kata 'emirat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "emirat" - Inspirasi dari Dunia Islam

Dalam dunia Islam, istilah emirat memiliki makna yang sangat spesifik. Secara umum, emirat merujuk pada pemerintahan atau negara yang dipimpin oleh seorang emir, yaitu seorang pemimpin yang memiliki wewenang tertinggi dalam pemerintahan tersebut. Konsep emirat ini telah ada sejak zaman kuno, ketika Islam pertama kali muncul di Arab dan menyebar ke berbagai belahan dunia. Dalam sejarah, emirat telah menjadi sistem pemerintahan yang efektif dalam beberapa negara Islam. Contohnya, Dubai dan Abu Dhabi di Uni Emirat Arab masih menggunakan sistem emirat hingga saat ini. Dalam konteks ini, emirat berfungsi sebagai simbol kekuasaan dan kebijakan pemerintah. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menemukan penggunaan kata emirat dalam berbagai kalimat. Misalnya, "Negara Uni Emirat Arab terdiri dari tujuh emirat, yaitu Dubai, Abu Dhabi, Sharjah, Ajman, Umm Al Quwain, Ras Al Khaimah, dan Fujairah." Atau, "Pemerintah emirat di Uni Emirat Arab telah melakukan kebijakan ekonomi yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara." Dalam budaya Indonesia modern, konsep emirat masih relevan dalam beberapa konteks. Misalnya, ketika kita membicarakan tentang kekuasaan dan otoritas dalam suatu organisasi atau komunitas, kita dapat menggunakan kata emirat sebagai simbol kekuasaan dan kebijakan. Atau, ketika kita membicarakan tentang sistem pemerintahan di negara-negara Islam, kita dapat menggunakan kata emirat untuk menjelaskan tentang konsep pemerintahan yang efektif dalam beberapa negara.