Arti Kata "selalu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "selalu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

selalu

se·la·lu adv 1 senantiasa; selamanya: mereka -- baik thd kami; 2 sering; terus-menerus; tidak pernah tidak: ia -- marah- marah saja kalau di rumah; ia -- mengharapkan kedatangannya; 3 Mk seluruh;
-- hari sepanjang hari

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "selalu"

📝 Contoh Penggunaan kata "selalu" dalam Kalimat

1.selalu ada kemungkinan bahwa cuaca akan berubah.
2.Saya selalu berharap untuk dapat mengunjungi tempat itu lagi.
3.Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang selalu harus berusaha.
4.Selama saya menjabat sebagai guru, saya selalu meninggalkan pengajaran yang baik.
5.Dia selalu dianggap sebagai salah satu pemimpin yang paling berpengaruh dalam sejarah perusahaan.

📚 Artikel terkait kata "selalu"

Mengenal Kata 'selalu' - Inspirasi dan Motivasi

Kata "Selalu" dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Penggunaannya

Kata "selalu" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat luas, mencakup konsep senantiasa, sering, dan tidak pernah tidak. Kata ini telah ada dalam bahasa Indonesia sejak zaman kolonial Belanda, dan telah digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari komunikasi sehari-hari hingga dalam sastra dan media. Sejarah kata "selalu" dapat ditelusuri kembali ke bahasa Belanda, yaitu "altijd", yang memiliki makna sama dengan bahasa Indonesia. Dalam bahasa Belanda, kata ini digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang selalu terjadi atau selalu ada. Dalam bahasa Indonesia, kata "selalu" digunakan dalam berbagai kalimat untuk menunjukkan bahwa sesuatu itu selalu terjadi, selalu ada, atau selalu berubah. Misalnya, dalam kalimat "Ia selalu marah-marah saja kalau di rumah", kata "selalu" digunakan untuk menunjukkan bahwa kebiasaan marah-marah tersebut selalu ada dalam sikapnya. Atau dalam kalimat "Ia selalu mengharapkan kedatangannya", kata "selalu" digunakan untuk menunjukkan bahwa harapan tersebut selalu ada dalam pikirannya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "selalu" digunakan dalam berbagai situasi, seperti dalam komunikasi dengan orang lain, dalam menulis laporan atau artikel, dan bahkan dalam berbicara dengan diri sendiri. Kata ini juga digunakan dalam budaya Indonesia modern, seperti dalam lagu-lagu populer dan dalam penulisan sastra. Dalam budaya Indonesia modern, kata "selalu" digunakan untuk menunjukkan bahwa sesuatu itu selalu ada atau selalu terjadi. Misalnya, dalam lagu "Selalu Ada Cinta", kata "selalu" digunakan untuk menunjukkan bahwa cinta selalu ada dalam hati. Dalam penulisan sastra, kata "selalu" digunakan untuk menunjukkan bahwa sesuatu itu selalu berubah atau selalu ada dalam konteks tertentu. Dalam kesimpulan, kata "selalu" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat luas dan telah digunakan dalam berbagai konteks sejak zaman kolonial Belanda. Kata ini digunakan dalam kehidupan sehari-hari, dalam budaya Indonesia modern, dan dalam berbagai kalimat untuk menunjukkan bahwa sesuatu itu selalu ada atau selalu terjadi.