Arti Kata "dungas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dungas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dungas

du·ngas ark v, men·du·ngas v mendengus

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dungas"

📝 Contoh Penggunaan kata "dungas" dalam Kalimat

1.Dalam pertemuan formal, Bapak Wakil Gubernur menyelesaikan pidatonya dengan mendengus dan mengatakan bahwa itu adalah hari terakhir kunjungannya di kota ini.
2.Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang yang terganggu oleh suara hewan liar di hutan yang mendengus-mendengus.
3.Dalam novel klasik Indonesia, penulis menggunakan deskripsi yang menarik untuk menggambarkan suasana di hutan dengan bunyi hewan liar yang mendengus.
4.Dalam mata pelajaran biologi di sekolah, guru menjelaskan tentang cara hewan beradaptasi dengan lingkungan dan membuat bunyi mendengus untuk menyebarluaskan informasi.
5.Pada acara festival musik alam, kita bisa mendengus-mendengus dengan suara hewan liar yang diabadikan dalam lagu yang menarik.

📚 Artikel terkait kata "dungas"

Mengenal Kata 'dungas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dungas" - Inspirasi dan Motivasi

Kata dungas adalah kata yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan suara yang keras dan kasar, mirip dengan suara mendengus. Pada awalnya, kata dungas digunakan dalam konteks alam, seperti suara hewan atau suara alam yang keras. Namun, seiring waktu, kata ini mulai digunakan dalam konteks sosial dan budaya.

Kata Dungas dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata dungas sering digunakan dalam kalimat yang menggambarkan suara keras atau kasar. Contohnya, "Suara truk yang dungas membuat saya terkejut." atau "Dia membuat suara dungas saat menangkap ikan." Kata ini juga digunakan dalam konteks humor, seperti "Dia mengatakan bahwa suara dungasnya adalah efek sampingan dari makan terlalu banyak makanan pedas."

Relevansi Kata Dungas dalam Budaya Indonesia Modern

Kata dungas memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern karena sering digunakan dalam konteks politik dan sosial. Contohnya, "Suara dungas dari protes massa membuat pemerintah harus memikirkan ulang kebijakan mereka." atau "Dia menggunakan suara dungas untuk menunjukkan kekecewaannya terhadap pemerintah." Dengan demikian, kata dungas bukan hanya digunakan untuk menggambarkan suara keras, tetapi juga digunakan untuk menggambarkan suara kekecewaan atau protes.