Arti Kata "dung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dung

dung p tiruan bunyi bedug, gendang yg dipukul

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dung"

📝 Contoh Penggunaan kata "dung" dalam Kalimat

1.Dinginnya udara di pagi hari menimbulkan bunyi-bunyian dari tungku yang digunakan untuk memasak.
2.Dalam tradisi Islam, bedug digunakan untuk memanggil umat ke tempat ibadah.
3.Musik tradisional sunda sering kali menggunakan bedug sebagai instrumen utama.
4.Pada malam hari, bunyi bedug dapat menenangkan pikiran dan membuat seseorang merasa lebih santai.
5.Guru mengajarkan anak-anak bagaimana cara memegang bedug dengan benar agar suara yang dihasilkan lebih jelas.

📚 Artikel terkait kata "dung"

Mengenal Kata 'dung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dung" - Suara Tradisional yang Menggema

Kata "dung" seringkali terdengar dalam konteks keagamaan dan budaya tradisional Indonesia. Dalam arti resmi, kata "dung" merujuk pada suara tiruan bunyi bedug atau gendang yang dipukul. Suara ini biasanya digunakan dalam acara-acara keagamaan, seperti pengumuman adzan, serta dalam budaya tradisional untuk mengiringi ritual atau upacara. Dalam sejarahnya, suara "dung" telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Indonesia. Masyarakat telah menggunakan suara ini untuk mengumpulkan orang-orang, mengumumkan peristiwa penting, dan bahkan sebagai bentuk ekspresi seni. Dalam konteks keagamaan, suara "dung" digunakan untuk membangunkan jemaah untuk shalat, serta sebagai penghantar pesan-pesan moral dan spiritual. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "dung" dalam kalimat yang alami: - "Setiap pagi, suara dung menggema di masjid untuk membangunkan jemaah shalat subuh." - "Dalam upacara pernikahan tradisional, suara dung dipukul untuk mengiringi prosesi pernikahan." - "Ketika adzan Maghrib berkumandang, suara dung di masjid mengiringi adzan tersebut." Suara "dung" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Banyak komunitas yang masih mempertahankan tradisi suara "dung" dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, suara "dung" juga digunakan dalam berbagai bidang seni, seperti musik dan tari tradisional. Dengan demikian, kata "dung" tetap menjadi bagian penting dalam warisan budaya Indonesia.

Kata yang Mirip

dungas, dungkelan, dungkul, dungu, dungun