Arti Kata "dungkul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dungkul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dungkul

1dung·kul a 1 bertanduk melengkung ke bawah (tt kerbau dsb); 2 tidak bertanduk (tt kerbau dsb); dongkol

2dung·kul n jenis hantu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dungkul"

📝 Contoh Penggunaan kata "dungkul" dalam Kalimat

1.Kerbau memiliki satu dungkul yang melengkung ke bawah.
2.Dalam budaya kita, kerbau yang tidak bertanduk disebut dungkul.
3.Pada pameran ternak, seekor kerbau dungkul menarik perhatian pengunjung.
4.Penggembala mengenal dengan baik antara kerbau dungkul dan yang bertanduk.
5.Pada cerita rakyat, seekor dungkul menunjukkan kebijaksanaan yang luar biasa.

📚 Artikel terkait kata "dungkul"

Mengenal Kata 'dungkul' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "dungkul" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "dungkul" merupakan salah satu kata yang memiliki makna yang unik dan menarik. Secara resmi, kata "dungkul" memiliki dua arti, yaitu 1) bertanduk melengkung ke bawah, seperti kerbau, dan 2) tidak bertanduk, seperti kerbau. Kata ini memiliki sejarah yang kaya dan telah digunakan dalam bahasa Indonesia selama berabad-abad. Dalam konteks historis, kata "dungkul" sering digunakan untuk menggambarkan bentuk fisik hewan seperti kerbau. Mereka memiliki tanduk yang melengkung ke bawah, membuat mereka terlihat unik dan menarik. Dalam budaya Indonesia, kerbau memiliki simbolisme yang kaya, seperti kekuatan dan ketabahan. Dengan demikian, kata "dungkul" menjadi representasi dari sifat-sifat tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "dungkul" sangat relevan. Apabila kita melihat seekor kerbau yang memiliki tanduk melengkung ke bawah, kita dapat mengatakan bahwa itu adalah seekor dungkul yang menarik. Dalam situasi lain, kita dapat menggunakan kata "dungkul" untuk menggambarkan sifat-sifat kekuatan dan ketabahan yang diwakili oleh kerbau. Misalnya, kita dapat mengatakan, "Dia adalah seorang dungkul yang dapat menghadapi tantangan dengan penuh keberanian." Dengan demikian, kata "dungkul" menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk menjadi lebih kuat dan tabah. Selain itu, kata "dungkul" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam menggambarkan sifat-sifat manusia yang kuat dan tabah. Dalam situasi seperti ini, kata "dungkul" dapat menjadi motivasi bagi kita untuk menjadi lebih baik dan lebih kuat. Dengan demikian, kata "dungkul" menjadi kata yang sangat penting dalam bahasa Indonesia dan memiliki makna yang sangat dalam.