Arti Kata "dudur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dudur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dudur

du·dur v, men·du·dur v menyerahkan seseorang kpd yg berwajib (di Gayo)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dudur"

📝 Contoh Penggunaan kata "dudur" dalam Kalimat

1.dudur orang yang melakukan kejahatan kepada pihak berwajib.
2.Pengadilan menyerahkan kasus tersebut kepada jaksa untuk didudur.
3.Di suatu kampung, orang tua harus mendudur anaknya yang tidak mendengarkan.
4.Pengalaman mendudur teman membuatku lebih berhati-hati dengan keputusan saya.
5.Pengadilan menyerahkan orang yang tidak menjalani hukum kepada pihak berwajib untuk didudur.

📚 Artikel terkait kata "dudur"

Mengenal Kata 'dudur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dudur" - Tradisi dan Budaya Masyarakat Gayo

Kata "dudur" seringkali tidak familiar di telinga masyarakat luas, tetapi bagi masyarakat Gayo, kata ini memiliki makna yang sangat penting. Dalam konteks historis, kata "dudur" digunakan untuk menunjukkan tindakan menyerahkan seseorang kepada pihak yang berwajib, seperti pemerintah atau lembaga adat. Dalam budaya Gayo, kata "dudur" memiliki makna yang sangat mendalam. Mereka percaya bahwa dengan menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib, seseorang dapat mendapatkan perlindungan dan keamanan yang lebih baik. Oleh karena itu, kata "dudur" seringkali digunakan dalam konteks keamanan dan perlindungan.

Contoh Penggunaan Kata "Dudur" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "dudur" dalam kalimat yang alami: * "Dia menyerahkan diri kepada pihak berwajib untuk mendapatkan keamanan yang lebih baik." (dengan kata "dudur") * "Masyarakat Gayo memiliki tradisi "dudur" yang sudah lama berlangsung." (dengan kata "dudur") * "Dia meminta bantuan kepada pihak berwajib untuk menyerahkan diri kepada mereka." (dengan kata "dudur")

Budaya Indonesia Modern dan Relevansi Kata "Dudur"

Kata "dudur" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Meskipun tidak lagi digunakan secara luas, konsep dasar dari kata "dudur" masih sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Dalam konteks keamanan dan perlindungan, kata "dudur" masih dapat digunakan untuk menunjukkan tindakan menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib. Dalam budaya Indonesia modern, kata "dudur" dapat diartikan sebagai tindakan menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib untuk mendapatkan keamanan dan perlindungan yang lebih baik. Oleh karena itu, kata "dudur" masih memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia.