Arti Kata "dramatisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dramatisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dramatisasi

dra·ma·ti·sa·si n 1 penyesuaian cerita untuk pertunjukan sandiwara; pendramaan; 2 hal membuat suatu peristiwa menjadi mengesankan atau mengharukan; 3 pembawaan atau pembacaan puisi atau prosa secara drama

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dramatisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "dramatisasi" dalam Kalimat

1.Pengarang novel tersebut menggunakan teknik dramatisasi yang kuat untuk menggambarkan peristiwa penting.
2.Dalam pertunjukan teater, para aktor melakukan dramatisasi yang sangat baik untuk menghidupkan karakter mereka.
3.dramatisasi cerita rakyat menjadi sangat populer di kalangan muda-mudi yang mencari hiburan.
4.Para guru mengajarkan anak-anak untuk menggunakan dramatisasi dalam melakukan presentasi.
5.Pengajar sastra menekankan pentingnya dramatisasi dalam membaca puisi untuk menghadirkan suasana emosi yang mendalam.

📚 Artikel terkait kata "dramatisasi"

Mengenal Kata 'dramatisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dramatisasi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "dramatisasi" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam konteks bahasa Indonesia. Secara umum, dramatisasi merujuk pada proses penyesuaian cerita untuk pertunjukan sandiwara atau pembawaan cerita dalam bentuk drama. Dalam sejarahnya, dramatisasi terinspirasi dari seni teater kuno yang menceritakan kisah-kisah epik dan mitologi. Pada awal abad ke-20, dramatisasi menjadi sangat populer di Indonesia, terutama dengan munculnya teater modern yang mengeksplorasi tema-tema sosial dan politik. Seniman-seniman seperti Sutan Tirta dan Rendra menggunakan dramatisasi sebagai alat untuk mengungkapkan kritik sosial dan membangkitkan kesadaran masyarakat.

Contoh Penggunaan Kata "Dramatisasi" dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan contoh dramatisasi dalam berbagai bentuk. Misalnya, seorang seseorang yang mengalami kehilangan dalam kecelakaan dapat mengalami dramatisasi emosional, yaitu perasaan sedih dan kehilangan yang sangat mendalam. Selain itu, seorang penulis dapat melakukan dramatisasi dalam sebuah cerita dengan menambahkan elemen-elemen yang membuat pembaca merasa terlibat dan empati. Juga, dalam konteks seni, dramatisasi dapat berupa pembawaan puisi atau prosa secara drama, sehingga menghasilkan efek yang lebih kuat dan emosional. Dengan demikian, kata "dramatisasi" memiliki makna yang luas dan variatif dalam konteks bahasa Indonesia.

Relevansi Kata "Dramatisasi" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dramatisasi memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam era digital, dramatisasi dapat berupa konten-konten yang diposting di media sosial, seperti video atau cerita yang dirancang untuk menghasilkan reaksi emosional dari pengguna. Dengan demikian, kata "dramatisasi" dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai bentuk pemaparan cerita yang efektif dan menarik. Dalam kesimpulan, kata "dramatisasi" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam konteks bahasa Indonesia. Dengan memahami makna dan konteksnya, kita dapat menggunakannya dengan lebih efektif dalam berbagai bentuk komunikasi.