Arti Kata "informal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "informal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

informal

in·for·mal a tidak resmi: para kiai adalah pemimpin -- dl masyarakat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "informal"

📝 Contoh Penggunaan kata "informal" dalam Kalimat

1.Kata-kata dalam percakapan sehari-hari sering digunakan dalam bahasa informal.
2.Pemuda berbicara dengan teman dalam bahasa yang lembut dan santai.
3.Kita sering mengatakan bahwa bahasa formal dan informal tidak dapat digabungkan dalam satu kalimat.
4.Dalam sastra, penulis sering menggunakan bahasa informal untuk menciptakan suasana yang santai.
5.Dosen meminta siswa untuk tidak menggunakan bahasa informal dalam penulisan makalah.

📚 Artikel terkait kata "informal"

Mengenal Kata 'informal' - Inspirasi dan Motivasi

Arti Kata Informal: Makna dan Konteks dalam Bahasa Indonesia

Kata **informal** sering digunakan dalam berbagai konteks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini memiliki makna sebagai tidak resmi, tidak formal, atau tidak berlaku dalam situasi formal. Dalam sejarah, kata ini dipengaruhi oleh bahasa Belanda, yaitu "informaal", yang berarti "tidak resmi" atau "tidak formal". Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku atau gaya hidup yang tidak terikat oleh aturan atau norma yang ketat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata **informal** sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang santai dan tidak formal. Contoh penggunaan kata ini adalah dalam kalimat: "Mereka memiliki hubungan yang **informal** dengan teman-teman mereka." Dalam konteks ini, kata **informal** menggambarkan bahwa hubungan mereka tidak terikat oleh aturan atau norma yang ketat. Contoh lain adalah: "Dia memiliki gaya hidup **informal** yang tidak terikat oleh kebiasaan formal." Dalam kalimat ini, kata **informal** menggambarkan bahwa gaya hidupnya tidak terikat oleh kebiasaan atau norma yang ketat. Kata **informal** juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Dalam era digital, komunikasi **informal** telah menjadi hal yang sangat umum. Contohnya adalah dalam bentuk pesan singkat atau media sosial, di mana komunikasi dapat dilakukan dalam bentuk yang santai dan tidak formal. Dalam konteks ini, kata **informal** menggambarkan bahwa komunikasi dapat dilakukan dalam bentuk yang lebih santai dan tidak terikat oleh aturan atau norma yang ketat.