Arti Kata "dilematik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dilematik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dilematik

di·le·ma·tik /dilématik/ a berkenaan dng dilema; bersifat dilema: menikah atau melanjutkan studinya merupakan masalah -- bagi Aminah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dilematik"

📝 Contoh Penggunaan kata "dilematik" dalam Kalimat

1.Ketika harus memilih antara menjadi pejabat atau penulis, ia menghadapi dilematik yang parah.
2.Pernikahan itu merupakan dilematik bagi mereka yang ingin mengejar karirnya.
3.Dalam novel itu, tokoh utama harus menghadapi dilematik antara kebahagiaan pribadi dan tanggung jawab sosial.
4.Pada saat itu, ia menghadapi dilematik dalam menentukan pilihan yang tepat.
5.Ketika harus memilih antara kebebasan pribadi dan keterlibatan sosial, mereka menghadapi dilematik yang kompleks.

📚 Artikel terkait kata "dilematik"

Mengenal Kata 'dilematik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dilematik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "dilematik" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan situasi yang menimbulkan perasaan bingung atau sulit memilih antara dua pilihan yang berlawanan. Dalam arti resmi, dilematik berarti berkenaan dengan dilema atau bersifat dilema. Dalam konteks historis, kata ini berasal dari bahasa Yunani kuno, di mana "dilemma" diterjemahkan sebagai "dua pendapat". Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menghadapi dilema yang dilematik. Contohnya, apakah kita harus memilih antara menikah atau melanjutkan studinya? Atau, apakah kita harus memilih antara bekerja di kantor atau menjadi wirausaha? Dalam kedua kasus tersebut, kita akan menghadapi dilema yang sulit diatasi, sehingga kita butuh waktu untuk berpikir dan memilih pilihan yang tepat. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata dilematik dalam kalimat yang alami: - "Saya sedang menghadapi dilema, apakah saya harus memilih antara menikah atau melanjutkan studinya?" - "Pilihan yang dilematik membuat saya bingung, apakah saya harus bekerja di kantor atau menjadi wirausaha?" - "Dilema yang saya hadapi membuat saya tidak bisa tidur, apakah saya harus memilih antara menjadi dokter atau menjadi penulis?" Dalam budaya Indonesia modern, kata dilematik sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang menimbulkan perasaan bingung atau sulit memilih antara dua pilihan yang berlawanan. Dalam konteks ini, kata dilematik digunakan untuk menggambarkan perasaan yang kompleks dan sulit diatasi. Dengan demikian, kita bisa lebih mudah memahami dan menghadapi dilema yang kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami kata dilematik, kita bisa lebih mudah menghadapi situasi yang kompleks dan sulit diatasi. Dengan demikian, kita bisa lebih mudah mencapai tujuan dan menghindari kesalahan yang dapat menyebabkan kerugian.