Arti Kata "retet" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "retet" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

retet

re·tet /rétét/ ? rentet

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "retet"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "retet" dalam Kalimat

1.Di bangku belajar, dia belajar tentang teori dan rencana pelaksanaan proyek, termasuk retelet yang harus diperhatikan.
2.Dalam konteks administrasi, perusahaan membutuhkan retelet yang rinci untuk proses pembayaran gaji karyawan.
3.Pada acara wisuda, dia berbicara tentang retelet yang harus diperhatikan dalam menulis laporan akhir.
4.Di bidang arsitektur, retelet menjadi penting dalam desain bangunan agar struktur tetap stabil.
5.Dalam konteks akademis, peneliti melakukan analisis data untuk menemukan retelet yang mungkin berpengaruh pada hasil penelitian.

πŸ“š Artikel terkait kata "retet"

Mengenal Kata 'retet' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Retet" - Inspirasi dan Motivasi

Kata retet seringkali digunakan dalam konteks yang berbeda-beda, tetapi maknanya tetap sama yaitu 'reΒ·tet /rΓ©tΓ©t/ ? rentet'. Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia sejak zaman kolonial. Pada masa lalu, kata retet digunakan untuk menggambarkan suara yang mengganggu atau mengusik, seperti suara hewan atau suara alam yang tidak diinginkan.

Penggunaan Kata Retet dalam Konteks Sehari-Hari

Kata retet seringkali digunakan dalam kalimat yang menggambarkan suara-suara tersebut. Contoh penggunaannya adalah: "Suara retet yang tidak diinginkan membuat saya tidak bisa tidur." atau "Suara retet dari hewan di luar membuat saya merasa tidak nyaman." Dalam kalimat-kalimat tersebut, kata retet digunakan untuk menggambarkan suara-suara yang mengganggu atau tidak diinginkan.

Relevansi Kata Retet dalam Budaya Indonesia Modern

Kata retet juga memiliki relevansi dengan budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam beberapa daerah di Indonesia, kata retet digunakan untuk menggambarkan suara-suara tradisional yang unik, seperti suara gamelan atau suara wayang kulit. Dalam konteks ini, kata retet digunakan untuk menggambarkan keunikan dan kekayaan budaya Indonesia. Oleh karena itu, kata retet bukan hanya memiliki makna yang umum, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam dan relevan dengan budaya Indonesia modern.