Arti Kata "diatesis aktif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "diatesis aktif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

diatesis aktif

Istilah linguistik bentuk gramatikal dari sebuah Verba, dan/atau klausa, subjek gramatikalnya merupakan pelaku

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "diatesis aktif"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "diatesis aktif" dalam Kalimat

1.Pemuda itu langsung berlari menyelamatkan korban kecelakaan.
2.Ketua panitia akan memandu semua peserta seminar hari ini.
3.Bapak itu mengajar anaknya cara berenang dengan benar.
4.Siswa harus menyelesaikan tugas ini sebelum jam istirahat.
5.Para pelatih sepak bola membimbing tim mereka sebelum pertandingan.

πŸ“š Artikel terkait kata "diatesis aktif"

Mengenal Kata 'diatesis aktif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Diatesis Aktif" - Gaya Bahasa yang Menentukan Makna

Definisi dan Konteks

Diatesis aktif adalah istilah linguistik yang merujuk pada bentuk gramatikal dari sebuah verba, dan/atau klausa, yang memiliki subjek gramatikal sebagai pelakunya. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, diatekhein, yang berarti "mengatasi" atau "menghadapi". Dalam konteks sejarah, diatesis aktif telah digunakan dalam analisis gramatikal sejak abad ke-19, terutama oleh ahli linguistik seperti Friedrich Schleiermacher dan August Ludwig von SchlΓΆzer.

Contoh Penggunaan

Diatesis aktif dapat dilihat dalam kalimat-kalimat yang alami dalam bahasa Indonesia. Misalnya, "Saya menulis artikel ini" adalah contoh kalimat yang memiliki diatesis aktif, karena subjek gramatikal "saya" merupakan pelaku dari aksi "menulis". Contoh lain adalah "Dia makan sandwich", di mana "dia" merupakan subjek gramatikal dan pelaku dari aksi "makan".

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Diatesis aktif memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam komunikasi yang efektif. Dengan menggunakan diatesis aktif, seseorang dapat menyampaikan makna yang lebih jelas dan tegas, seperti dalam kalimat "Saya akan pergi ke kantor pagi ini", yang secara langsung menunjukkan niat dan tindakan dari subjek gramatikal "saya". Dalam budaya Indonesia modern, diatesis aktif juga digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam pidato politik, diskusi ilmiah, dan bahkan dalam percakapan sehari-hari.