Arti Kata "popor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "popor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

popor

po·por Jk n tangkai bedil; gagang senapan;
me·mo·por v memukul dng popor: ia ~ kepala penjahat itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "popor"

📝 Contoh Penggunaan kata "popor" dalam Kalimat

1.Pemuda itu menggunakan popor senapan untuk mempertahankan diri dari serangkaian serangan musuh.
2.Guru mengajar siswa cara menggunakan popor senapan dengan tepat dan aman.
3.Pada masa kolonial, popor senapan menjadi simbol kekuasaan dan dominasi penjajah.
4.Saat itu, dia memukul kepala penjahat dengan popor, menyelamatkan korban dari kekerasan.
5.Pada perang dunia II, pasukan tentara menggunakan popor senapan untuk melawan musuh yang menyerang.

📚 Artikel terkait kata "popor"

Mengenal Kata 'popor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Popor" - Gagang Senapan yang Memiliki Makna Lebih Luas

Kata "popor" mungkin kurang familiar bagi sebagian orang, tetapi ternyata memiliki makna yang lebih luas dari sekadar gagang senapan. Dalam bahasa Indonesia, kata "popor" memiliki dua makna yang berbeda, yaitu sebagai tangkai bedil atau gagang senapan, serta sebagai kata kerja yang berarti memukul dengan gagang senapan.

Makna dan Konteks Historis

Dalam konteks sejarah, kata "popor" memiliki makna yang terkait dengan senjata api, seperti bedil atau senapan. Gagang senapan ini memiliki peran penting dalam pertempuran dan peperangan. Namun, kata "popor" juga memiliki makna yang lebih luas, yaitu sebagai kata kerja yang berarti memukul dengan gagang senapan. Dalam konteks ini, kata "popor" digunakan untuk menggambarkan aksi yang lebih agresif dan menakutkan.

Penggunaan Kata "Popor" dalam Kalimat

Kata "popor" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan maknanya yang berbeda. Contohnya, "Ia menggunakan popor untuk memukul kepala penjahat itu". Dalam kalimat ini, kata "popor" digunakan sebagai kata kerja yang berarti memukul dengan gagang senapan. Contoh lainnya adalah "Senapan itu memiliki popor yang kuat dan stabil", di mana kata "popor" digunakan sebagai tangkai bedil atau gagang senapan.

Relevansi Kata "Popor" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "popor" mungkin kurang familiar dalam kehidupan sehari-hari, tetapi ternyata memiliki relevansi yang signifikan dalam beberapa konteks. Misalnya, dalam budaya Indonesia, kata "popor" digunakan dalam beberapa kalimat untuk menggambarkan aksi yang agresif dan menakutkan. Contohnya, "Ia popor kepala penjahat itu dengan popor yang kuat". Dalam konteks ini, kata "popor" digunakan untuk menggambarkan aksi yang lebih dramatis dan menakutkan.