Arti Kata "dabit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dabit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dabit

da·bit n Isl orang yg kuat hafalnya, selalu berhati-hati dl menukil hadis, tidak keliru tt urutan perawi hadis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dabit"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "dabit" dalam Kalimat

1.Di masjid, tercatat ada seorang dabit yang sangat disegani karena keberanian dan kejujurannya dalam mengingat hadis.
2.Guru agama di sekolah menasihati siswa agar menjadi dabit yang baik dan selalu ingat hadis-hadis dari Nabi Muhammad.
3.Sebagai seorang dabit, dia selalu berhati-hati dalam menukil hadis untuk menghindari kesalahan dan kekeliruan.
4.dabit ini menjadi sumber inspirasi bagi para muridnya yang ingin menjadi orang yang kuat hafalnya dan berhati-hati dalam mengingat hadis.
5.Dalam sebuah kitab kuno, dabit digambarkan sebagai orang yang sangat saleh dan memiliki hafalan hadis yang sangat kuat di masa lalu.

πŸ“š Artikel terkait kata "dabit"

Mengenal Kata 'dabit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dabit" - Inspirasi dalam Hafalan Hadis

Makna dan Konteks Sejarah

Kata "dabit" memiliki arti resmi dalam bahasa Indonesia sebagai 'daΒ·bit n Isl orang yg kuat hafalnya, selalu berhati-hati dl menukil hadis, tidak keliru tt urutan perawi hadis'. Dalam konteks sejarah, dabit merujuk pada orang Islam yang memiliki kemampuan hafalan yang kuat dan teliti dalam mengingat dan mengutip hadis. Mereka tidak hanya hafal hadis, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memahami dan menerapkan konteks serta urutan perawi hadis dengan tepat.

Penggunaan Kata "Dabit" dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "dabit" dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kemampuan hafalan yang luar biasa. Misalnya, "Ibu adalah seorang dabit yang sangat berpengalaman dalam menghafal al-Qur'an". Dapat juga digunakan dalam kalimat seperti "Dia adalah dabit yang sangat teliti dalam mengutip hadis dari Rasulullah SAW". Penggunaan kata "dabit" dapat menunjukkan bahwa seseorang memiliki kemampuan yang luar biasa dalam mengingat dan menerapkan ajaran Islam.

Relevansi Dabit dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, kata "dabit" dapat menjadi inspirasi bagi mereka yang ingin meningkatkan kemampuan hafalan dan memahami ajaran Islam dengan lebih mendalam. Mereka dapat belajar dari contoh dabit yang telah lalu dan berusaha untuk meningkatkan kemampuan mereka sendiri. Dengan demikian, kata "dabit" dapat menjadi simbol inspirasi bagi mereka yang ingin meningkatkan kemampuan mereka dalam mengingat dan menerapkan ajaran Islam.

Pesan Moral

Dalam kesimpulan, kata "dabit" dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk meningkatkan kemampuan hafalan dan memahami ajaran Islam dengan lebih mendalam. Dengan memiliki kemampuan yang luar biasa dalam mengingat dan menerapkan ajaran Islam, kita dapat menjadi contoh bagi orang lain dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengingat dan menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.