Arti Kata "beta" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "beta" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

beta

1be·ta /béta/ pron saya (digunakan orang-orang besar pd zaman dahulu dl cerita klasik Melayu, penyair dl karya sastra masa kemudian, atau masyarakat di Maluku;
ber·be·ta v menggunakan kata beta untuk pengganti diri sendiri

2be·ta /béta/ n nama huruf ke-2 abjad Yunani

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "beta"

📝 Contoh Penggunaan kata "beta" dalam Kalimat

1.Saya menemukan diri saya tidak terlalu berguna dalam pertemuan hari ini, jadi saya memutuskan untuk berbeta dan melepas peran sebagai pembicara.
2.Dia menggunakan istilah berbeta dalam puisinya untuk menggambarkan kebebasan dan kreativitas.
3.Dalam budaya Maluku, penggunaan kata beta masih dipraktikkan sebagai cara untuk menggambarkan diri sendiri.
4.Pada masa lalu, penggunaan kata beta dipandang sebagai simbol kebijaksanaan dan kecerdasan.
5.Sebagai seorang siswa, saya sedang belajar mengenal konsep berbeta dan bagaimana menggunakannya dengan tepat dalam komunikasi.

📚 Artikel terkait kata "beta"

Mengenal Kata 'beta' - Inspirasi dan Motivasi

Arti Kata Beta dan Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia

Kata "beta" memiliki makna yang kaya dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks sejarah dan budaya. Dalam arti resmi, kata "beta" digunakan untuk menyebut diri sendiri, mirip dengan kata "saya" atau "aku". Penggunaan kata ini dapat ditemukan dalam cerita klasik Melayu dan karya sastra masa kemudian, serta dalam masyarakat di Maluku. Dalam penggunaannya sehari-hari, kata "beta" sering digunakan sebagai pengganti diri sendiri, terutama dalam kalimat yang sederhana. Misalnya, "Aku akan pergi ke pasar, beta" atau "Beta tidak bisa datang ke acara hari ini". Dalam kalimat seperti ini, kata "beta" digunakan sebagai subjek, mirip dengan kata "saya" atau "aku". Selain itu, kata "beta" juga digunakan dalam konteks yang lebih formal, seperti dalam puisi atau cerita. Misalnya, "Beta melihat matahari terbit di ufuk timur" atau "Beta mendengar suara burung merdu di hutan". Dalam kalimat seperti ini, kata "beta" digunakan untuk menciptakan gambaran yang lebih menarik dan imajinatif. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "beta" memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern. Dalam beberapa wilayah di Indonesia, kata "beta" masih digunakan sebagai bagian dari bahasa daerah, seperti di Maluku atau di beberapa daerah di Sumatra. Hal ini menunjukkan bahwa kata "beta" masih memiliki kekuatan dan makna yang kuat dalam bahasa Indonesia. Dengan demikian, kata "beta" bukan hanya sekadar kata yang sederhana, tetapi juga memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam penggunaannya sehari-hari, kata "beta" dapat menjadi salah satu pilihan yang menarik dan menambahkan keunikan dalam kalimat.