Arti Kata "tombong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tombong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tombong

1tom·bong ? tumbung

2tom·bong ? tomong

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tombong"

📝 Contoh Penggunaan kata "tombong" dalam Kalimat

1.Dalam proses pembangunan, perlu dilakukan penggalian untuk menemukan sumber air dan tanah tombong yang dapat digunakan sebagai bahan bangunan.
2.Para pekerja konstruksi harus berhati-hati saat bekerja di atas tanah yang lembut dan rawan longsor, seperti tanah tombong yang mudah mengalami erosi.
3.Di daerah pesisir, masyarakat telah lama memanfaatkan tanah tombong sebagai bahan baku untuk membuat kapal dan perahu.
4.Sekolah menengah kejuruan menawarkan pelajaran tentang teknik konstruksi dan penggunaan bahan alami seperti tanah lempung dan tanah tombong.
5.Komunitas pesisir yang miskin telah berhasil memanfaatkan tanah tombong untuk membuat rumah mereka dengan cara yang ramah lingkungan.

📚 Artikel terkait kata "tombong"

Mengenal Kata 'tombong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tombong" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "tombong" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, "tombong" berasal dari kata "tumbung" yang berarti tempayan atau wadah untuk menyimpan air, minyak, atau bahan lainnya. Namun, dalam konteks sehari-hari, kata "tombong" lebih sering digunakan untuk merujuk pada seseorang yang sengaja melakukan sesuatu untuk mengecoh atau menipu orang lain. Konsep ini telah ada sejak zaman dulu, ketika orang-orang menggunakan cara-cara licik untuk mencapai tujuan mereka.

Contoh Penggunaan Kata Tombong

Dalam kalimat yang alami, kata "tombong" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Dia adalah seorang yang suka tombong orang lain agar percaya pada ceritanya yang tidak benar." Atau, "Dia melakukan tombong untuk mendapatkan uang dari sahabatnya yang percaya padanya." Dalam kedua contoh ini, kata "tombong" digunakan untuk menggambarkan tindakan seseorang yang tidak jujur atau licik.

Relevansi Kata Tombong dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "tombong" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, seseorang yang disebut sebagai "tomboi" atau "tombong" bahkan menjadi objek hiburan atau sumber inspirasi bagi orang lain. Namun, dalam konteks yang lebih serius, kata "tombong" dapat digunakan untuk menggambarkan tindakan yang tidak etis atau tidak jujur. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menggunakan kata "tombong" dengan tepat dan bijak dalam konteks yang tepat.