Arti Kata "babi rantai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "babi rantai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

babi rantai

babi hutan yang bercambang (berjanggut) dan hidup menyendiri, tidak berkawan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "babi rantai"

📝 Contoh Penggunaan kata "babi rantai" dalam Kalimat

1.Di hutan belantara, terdapat seekor babi rantai yang hidup sendirian.
2.Mengamati perilaku hewan liar, mahasiswa menemukan bahwa babi rantai sangat pemalu.
3.Pada zaman dahulu, masyarakat setempat takut menghadapi babi rantai yang berjanggut panjang.
4.Dalam cerita rakyat, babi rantai dipercaya memiliki kekuatan ajaib untuk melindungi lingkungan.
5.Dosen biologi menjelaskan bahwa babi rantai memiliki perilaku yang unik karena lingkungannya yang terisolasi.

📚 Artikel terkait kata "babi rantai"

Mengenal Kata 'babi rantai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Babi Rantai" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "babi rantai" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan binatang yang memiliki perilaku tertentu. Secara resmi, kata ini berarti "babi hutan yang bercambang (berjanggut) dan hidup menyendiri, tidak berkawan." Konsep ini telah digunakan sejak zaman dulu untuk menggambarkan individu yang memiliki kepribadian tertentu, seperti mandiri dan tidak suka bergaul.

Contoh penggunaan kata "babi rantai" dalam kalimat alami adalah: "Dia adalah seorang **babi rantai** yang selalu suka hidup sendiri dan tidak suka bergaul dengan orang lain." Atau, "Ia memiliki kepribadian **babi rantai** yang membuatnya sulit untuk terbentuk dalam kerja tim." Dalam kedua contoh tersebut, kata "babi rantai" digunakan untuk menggambarkan kepribadian seseorang yang mandiri dan tidak suka bergaul.

Relevansi kata "babi rantai" dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern sangatlah penting. Banyak orang yang memiliki kepribadian **babi rantai** dan tidak suka bergaul dengan orang lain, dan itu tidak ada apa-apanya. Bahkan, kepribadian ini dapat menjadi kekuatan bagi seseorang untuk mencapai tujuan mereka sendiri. Dalam budaya Indonesia, ada konsep "gotong royong" yang mempromosikan kerja sama dan gotong royong, tetapi bagi seseorang yang memiliki kepribadian **babi rantai**, itu dapat menjadi hal yang sulit bagi mereka.