Arti Kata "asimilasi identifikasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "asimilasi identifikasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

asimilasi identifikasi

[Sos] pembauran nilai dan sikap warga masyarakat yang tergolong sebagai suatu bangsa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "asimilasi identifikasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "asimilasi identifikasi" dalam Kalimat

1.Pembauran nilai dan sikap warga masyarakat yang tergolong sebagai suatu bangsa adalah proses yang kompleks dan dinamis.
2.Dalam konteks pembangunan nasional, asimilasi identifikasi merupakan faktor penting untuk membangun kesadaran dan identitas nasional.
3.Pengalaman hidup di kota besar sangat mempengaruhi asimilasi identifikasi seseorang dengan budaya lokal.
4.asimilasi identifikasi yang berhasil dapat menghilangkan perbedaan antara penduduk asli dan pendatang di suatu daerah.
5.Pendidikan merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan asimilasi identifikasi antar warga negara.

📚 Artikel terkait kata "asimilasi identifikasi"

Mengenal Kata 'asimilasi identifikasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Asimilasi Identifikasi" - Inspirasi dan Motivasi

Asimilasi identifikasi adalah proses pembauran nilai dan sikap warga masyarakat yang tergolong sebagai suatu bangsa. Konsep ini sangat relevan dalam studi sosial dan antropologi, terutama dalam memahami bagaimana individu dapat menyesuaikan diri dengan budaya dan nilai baru. Asimilasi identifikasi tidak hanya terjadi dalam konteks bangsa atau etnis, tetapi juga dalam konteks budaya dan sosial. Dalam sejarah, proses asimilasi identifikasi telah terjadi dalam berbagai bentuk dan skala. Misalnya, pada masa kolonial, bangsa-bangsa yang ditaklukkan oleh penjajah harus menyesuaikan diri dengan kebudayaan dan nilai penjajah. Proses ini dapat melibatkan perubahan dalam bahasa, agama, dan adat istiadat. Contoh lain, adalah perubahan dalam struktur sosial dan ekonomi masyarakat ketika terjadi integrasi ekonomi antarbangsa. Asimilasi identifikasi juga dapat dilihat dalam contoh-contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika orang Indonesia yang tinggal di luar negeri harus menyesuaikan diri dengan budaya dan nilai masyarakat setempat. Mereka harus belajar bahasa baru, makanan baru, dan adat istiadat baru. Atau, ketika suatu negara melakukan integrasi ekonomi dengan negara lain, proses asimilasi identifikasi dapat terjadi dalam bentuk perubahan dalam struktur ekonomi dan sosial masyarakat. Dalam konteks budaya Indonesia, asimilasi identifikasi dapat dijumpai dalam bentuk perpaduan antara budaya tradisional dan budaya modern. Misalnya, dalam festival-festival nasional seperti Idul Fitri dan Natal, warga Indonesia dapat menikmati perpaduan antara budaya Islam dan Kristen. Atau, dalam musik dan seni rupa modern, dapat terlihat perpaduan antara elemen tradisional dan elemen modern. Dengan demikian, asimilasi identifikasi dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi dalam memahami dan mengekspresikan kebudayaan Indonesia yang unik dan beragam.