Arti Kata "reaktualisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "reaktualisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

reaktualisasi

re·ak·tu·a·li·sa·si /réaktualisasi/ n proses, cara, perbuatan mengaktualisasikan kembali; penyegaran dan pembaruan nilai-nilai kehidupan masyarakat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "reaktualisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "reaktualisasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah melakukan reaktualisasi nilai-nilai kejayaan masa lalu untuk membangkitkan semangat warga.
2.Sekolah melakukan reaktualisasi kurikulum untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi.
3.Proses reaktualisasi budaya di masyarakat dilakukan melalui berbagai bentuk seni dan festival.
4.Dalam novel tersebut, tokoh utama melakukan reaktualisasi masa lalunya untuk mengubah hidupnya.
5.Pengajar melakukan reaktualisasi metode mengajar untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

📚 Artikel terkait kata "reaktualisasi"

Mengenal Kata 'reaktualisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Reaktualisasi: Pengertian dan Makna dalam Konteks Kehidupan Masyarakat

Reaktualisasi adalah proses menyegarkan dan membarukan nilai-nilai kehidupan masyarakat yang telah lama tidak digunakan atau diabaikan. Kata ini berasal dari kata "aktualisasi", yang berarti proses membuat sesuatu menjadi aktual atau relevan dalam konteks waktu dan tempat tertentu. Dalam konteks historis, reaktualisasi sering kali terkait dengan perubahan sosial dan politik yang signifikan. Misalnya, ketika suatu masyarakat mengalami perubahan besar dalam struktur sosial dan politik, mungkin diperlukan proses reaktualisasi untuk membarukan nilai-nilai dan norma-norma yang baru. Dalam kehidupan sehari-hari, reaktualisasi juga dapat berarti proses menyegarkan dan membarukan nilai-nilai dan prinsip-prinsip dalam diri individu. Misalnya, ketika seseorang mengalami perubahan besar dalam hidupnya, seperti perubahan karir atau perubahan dalam hubungan pribadi, mungkin diperlukan proses reaktualisasi untuk membarukan nilai-nilai dan tujuan hidup yang baru. Contoh penggunaan kata reaktualisasi dalam kalimat yang alami adalah: - Pemerintah melakukan reaktualisasi dalam sistem pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negara ini. - Masyarakat melakukan reaktualisasi dalam nilai-nilai keagamaan untuk meningkatkan kerukunan dan harmoni dalam komunitas. - Seseorang melakukan reaktualisasi dalam hubungan pribadi untuk meningkatkan komunikasi dan empati dengan pasangannya. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, reaktualisasi memiliki relevansi yang penting. Dalam era globalisasi dan perubahan teknologi yang cepat, nilai-nilai dan norma-norma yang lama mungkin tidak lagi relevan. Oleh karena itu, proses reaktualisasi sangat penting untuk membarukan nilai-nilai dan norma-norma yang baru, sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Dengan demikian, reaktualisasi tidak hanya merupakan proses teknis, tetapi juga merupakan proses yang dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Dengan melakukan reaktualisasi, masyarakat dapat membarukan nilai-nilai dan norma-norma yang baru, sehingga dapat meningkatkan kerukunan, harmoni, dan kualitas kehidupan.