Arti Kata "aseton" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "aseton" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

aseton

ase·ton /aséton/ n Kim zat cair tanpa warna yg mudah terbakar dan mempunyai bau serta rasa yg khas (dipakai sbg pelarut dl industri dan dl percobaan laboratorium); CH3COCH3

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "aseton"

📝 Contoh Penggunaan kata "aseton" dalam Kalimat

1.Ia menggunakan aseton untuk membersihkan sisa cat kuku.
2.aseton adalah pelarut yang sangat baik untuk berbagai jenis plastik dan serat sintetis.
3.Bau tajam dari aseton langsung tercium saat tutup botolnya dibuka.
4.Di laboratorium, aseton sering digunakan untuk membersihkan peralatan gelas.
5.Jangan menggunakan aseton di dekat api karena sangat mudah terbakar.

📚 Artikel terkait kata "aseton"

Aseton: Pelarut Kuat dalam Sebotol Cairan

Aseton, yang secara kimia dikenal sebagai propanon, adalah sebuah senyawa organik berwujud cairan bening yang sangat mudah menguap dan memiliki bau yang tajam dan khas. Fungsi utama aseton yang paling dikenal oleh masyarakat umum adalah sebagai bahan aktif dalam cairan pembersih cat kuku (kuteks). Kemampuannya untuk melarutkan cat dengan cepat membuatnya sangat efektif untuk pekerjaan ini. Namun, kegunaan aseton jauh lebih luas dari itu. Di dunia industri dan laboratorium, aseton adalah salah satu pelarut yang paling umum digunakan. Ia mampu melarutkan berbagai macam zat, termasuk plastik, lem, pernis, dan minyak, sehingga sering digunakan sebagai pembersih atau penghilang gemuk (degreaser) pada komponen mesin. Aseton juga merupakan bahan baku untuk pembuatan berbagai produk kimia lainnya. Meskipun sangat berguna, aseton harus ditangani dengan hati-hati karena sifatnya yang sangat mudah terbakar dan uapnya yang bisa menyebabkan iritasi jika terhirup dalam konsentrasi tinggi.