Arti Kata "ara" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ara" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
ara
ara n pohon jenis fikus yg banyak getahnya, banyak jenisnya, ada yg berupa pohon, tumbuhan perdu, tumbuhan memanjat, spt -- akar; -- batu; -- burung;
menantikan -- tak bergetah, pb mengharapkan sesuatu yg tidak mungkin terpenuhi; utang (pinjam) kayu -- , pb (utang yg akan dibayar apabila kayu ara tidak bergetah) utang yg tidak akan dibayar;
-- kelebuk pohon ara; Ficus roxburghii
Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ara"
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ara"
📝 Contoh Penggunaan kata "ara" dalam Kalimat
1.Pohon ara yang berada di halaman rumahku sangat indah dengan dedaunan hijau.
2.Di taman ini, kamu bisa menemukan banyak jenis pohon ara dengan ukuran yang berbeda-beda.
3.Dalam budaya lokal, pohon ara digunakan sebagai simbol kehidupan dan keberlanjutan.
4.Sebagian masyarakat mempercayai bahwa pohon ara memiliki kekuatan magis yang dapat membawa keberuntungan.
5.Saya harus menunggu beberapa tahun lagi sebelum pohon ara di kebunku berbuah.
📚 Artikel terkait kata "ara"
Mengenal Kata 'ara' - Inspirasi dan Motivasi
Mengenal Kata "ara" - Inspirasi dan Motivasi
Kata "ara" memiliki makna yang kompleks dan multifungsi dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini telah berkembang seiring waktu dan diadaptasi ke dalam kehidupan sehari-hari. Pohon ara (Ficus roxburghii) merupakan salah satu contoh pohon yang banyak ditemukan di Indonesia, dengan getahnya yang berlimpah. Penggunaan kata "ara" dapat ditemukan dalam berbagai kalimat yang alami. Misalnya, "Di hutan, kami menemukan pohon ara yang rindang dan teduh" atau "Ayahku memiliki utang **ara** kepada kakeknya, yang akan dibayar ketika pohon ara bergetah". Contoh lainnya adalah "Bapaknya belum menikah karena masih menantikan **ara** yang tidak mungkin terpenuhi". Kata "ara" juga digunakan dalam konteks kelembaban udara, seperti "Saya merasa lelah karena udara terlalu kering, seperti **ara** yang tidak bergetah". Kata "ara" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kebudayaan Indonesia, kata "menantikan **ara**" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang masih menunggu kejadian yang tidak pasti atau tidak mungkin terjadi. Selain itu, kata "ara" juga digunakan dalam konteks budaya dan tradisi, seperti di acara pernikahan atau upacara adat. Dalam konteks modern, kata "ara" dapat diterapkan dalam berbagai bidang, seperti kehutanan, pertanian, atau bahkan dalam desain arsitektur.Kata yang Mirip
Arab, arababu, arabes, arabika, aragonit, arah, arai, arak, arak-arakan, arak-arakan obor, arakan, araknitis, araknoid, aral, aral gendala, aral melintang, aral menggalang, aral ru-ang, aram, aramba